Konten dari Pengguna

Singapore Airlines X SIMIT 2026 Menyatukan Mahasiswa, Peneliti dan Akademisi

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari PPI Turki tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kolaborasi Lintas Disiplin, Presentasi Riset Internasional dan Apresiasi bagi Mahasiswa Dihadirkan dalam Singapore Airlines X SIMIT 2026

Panitia dan Peserta SIMIT 2026.
zoom-in-whitePerbesar
Panitia dan Peserta SIMIT 2026.

Ankara – The 4th Student Symposium in Türkiye (SIMIT 2026) oleh PUSPITUR (Pusat Studi PPI Turki) sukses diselenggarakan di Gençlik ve Spor Bakanlığı Eğitim Tesisleri, Çankaya/Ankara, pada Sabtu dan Minggu (17-18/10/2026). Simposium ini mengusung tema “Breaking Boundaries: Interdisciplinary Research for Global Innovation and Resilience” yang didukung oleh Singapore Airlines, Samira Tour and Travel, KBRI, dan Gençlik ve Spor Bakanlığı (GSB).

Bertujuan menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, peneliti, dan akademisi dari latar belakang yang berbeda untuk menghadapi berbagai tantangan global dengan saling berbagi perspektif.

”Simposium ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran, memperluas wawasan, dan mendorong kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Muhammad Atha Kesaka Yusel, ketua pelaksana SIMIT 2026, dalam sambutannya pada hari pertama.

Sambutan lainnya juga disampaikan oleh Ketua PPI Turki, Depri Ardi Saputra, dan Ketua PUSPITUR, Arif Darmawan.

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan İstiklal Marşı.

SIMIT 2026 diikuti oleh sekitar 100 peserta secara luring dan daring, dengan pembahasan seputar isu akademik, ekonomi, perdagangan, dan hubungan internasional.

Rifan Ardianto dari Badan Kebijakan Perdagangan membahas kebijakan perdagangan dalam konteks global. Sementara itu, akademisi Ankara Sosyal Bilimler Üniversitesi (ASBÜ), Dr. Öğr. Gör. Tufan Kutay Boran dan Dr. Öğr. Üyesi Burak Çıkıryel, masing-masing membahas prinsip politik luar negeri Indonesia dan keuangan Islam.

Sebanyak 13 presenter luring dan sekitar 10–11 presenter daring memaparkan hasil penelitian dalam sesi presentasi paralel.

Fatin Kholda Khoirunnisa, Ardhian Rizqi Ramadhany, dan Lolandra meraih penghargaan Best Presenter. Sementara itu, penghargaan Best Paper diraih oleh Muhammad Zaki, Alfianu Adhi Riztiawan, dan Ahmad Yusril. Adapun Honorable Mention diberikan kepada Syifa Kawakib, Aisyah Rania Imani, Ahmad Syah Alfarisi, dan Nio Awanda.

Penyelenggaraan SINIT 2026 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kontribusi mahasiswa dan akademisi dalam membangun kolaborasi internasional, menghasilkan gagasan inovatif, serta mendorong ketahanan dalam menghadapi dinamika global.

“SIMIT diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan pemikiran kritis dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.” Ujar Muhammad Atha Kesaka Yusel.