Konten dari Pengguna

5 Cara Membedakan Sepatu Salomon Asli dan Palsu, Jangan Sampai Tertipu!

Info Produk

Info Produk

Menyajikan informasi seputar produk gadget hingga kendaraan yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Produk tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membedakan sepatu salomon asli dan palsu. Sumber foto: Pexels/Adrian Dorobantu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membedakan sepatu salomon asli dan palsu. Sumber foto: Pexels/Adrian Dorobantu

Popularitas sepatu Salomon yang semakin tinggi membuat produk ini banyak dipalsukan di pasaran. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui informasi cara membedakan sepatu Salomon asli dan palsu sebelum membelinya.

Dikutip dalam website www.salomon.com Salomon didirikan pada tahun 1947 di Annecy, jatung pegunungan Alpen Prancis. Salomon pertama kali mengeluarkan sepatu yang berfokus pada kegiatan ski.

Cara Membedakan Sepatu Salomon Asli dan Palsu, Ketahui Sebelum Membelinya!

Cara membedakan sepatu Salomon asli dan palsu. Foto adalah Salomon SPIKECROSS 6 GORE-TEX. Sumber: www.salomon.com

Dengan perkembangan zaman Salomon telah memproduksi berbagai jenis sepatu untuk berbagai kebutuhan. Seperti sepatu lari, sepatu gunung, sepatu hiking, hingga sepatu kasual. Produknya terkenal dengan ketangguhan, performa tinggi, dan desain yang stylish.

Sepatu Salomon menggabungkan teknologi canggih seperti Contagrip untuk cengkeraman optimal dan Gore-Tex untuk menjaga kaki tetap kering. Keunggulan yang dimiliki sepatu Salomon membuat produk ini memiliki banyak peminat.

Namun sayangnya, hal tersebut juga memicu munculnya produsen nakal yang meniru sepatu Salomon dan menjual versi palsunya di pasaran. Bagi yang ingin membelinya, bisa mengetahui cara membedakan sepatu Salomon asli dan palsu berikut ini.

1. Kualitas Bahan dan Jahitan

Sepatu Salomon asli memiliki kualitas bahan premium. Upper sepatu terbuat dari kombinasi tekstil, kulit sintetis, dan mesh untuk memberikan daya tahan, kenyamanan, dan sirkulasi udara yang baik. Saat digunakan, sepatu ini terasa kokoh namun fleksibel.

Sebaliknya sepatu palsu, bahan terasa lebih tipis dan kaku. Ini membuat sepatu cenderung mudah robek atau rusak setelah beberapa kali pemakaian.

2. Jahitan

Jahitan juga bisa menjadi indikator dalam menentukan keaslian sepatu. Sepatu Salomon asli memiliki jahitan sangat rapi, konsisten, dan tidak ada benang yang terurai. Sedangkan sepatu palsu sering memiliki pola jahitan yang berantakan dan tidak simetris.

3. Detail Logo

Sepatu Salomon menggunakan logo huruf S dengan bentuk simetris dan bersih, tidak terlalu tebal maupun tipis. Di sepatu palsu, logo tersebut memiliki ketidaksejajaran huruf, ketebalan yang tidak konsisten, atau kualitas cetakan logo yang buram dan mudah luntur.

4. Penulisan Merek

Di bagian lidah sepatu atau insole Salomon asli selalu ada label merek dan nomor model. Calon pembeli wajib memeriksa nomor seri yang tercantum dan mencocokkannya dengan informasi resmi di situs Salomon. Jika nomor tidak dikenali, kemungkinan produk tidak asli.

5. Sol dan Teknologi yang Digunakan

Salomon menggunakan teknologi sol khusus seperti Contagrip. Calon pembeli bisa menemukan tulisan Contagrip di bagian bawah sol yang dicetak rapi dan tidak mudah hilang. Versi palsunya, tulisan tersebut sering kali hanya tempelan atau bahkan tidak ada sama sekali.

Tidak hanya itu, banyak model sepatu Salomon asli dilengkapi dengan sistem Quicklace. Produk palsu umumnya hanya menggunakan tali biasa atau meniru bentuk Quicklace tetapi tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Membedakan sepatu Salomon asli dan palsu memang membutuhkan ketelitian. Dengan mengetahui cara membedakan sepatu Salomon asli dan palsu di atas pembeli bisa terhindar dari produk tiruan yang kualitasnya jauh di bawah standar. (MRZ)

Baca juga: Kenali Perbedaan Sepatu Asics vs Onitsuka