Konten dari Pengguna

5 Susu untuk Lansia yang Susah Makan Agar Nutrisi Terpenuhi

Info Produk

Info Produk

Menyajikan informasi seputar produk gadget hingga kendaraan yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Produk tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi susu untuk lansia yang susah makan. Sumber: pexels.com/linkedin.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susu untuk lansia yang susah makan. Sumber: pexels.com/linkedin.

Susu untuk lansia yang susah makan diperlukan untuk mencegah kekurangan nutrisi atau malnutrisi. Lansia memutuhkan nutrisi untuk menjaga kesehatan fisik dan mental yang makin menurun.

Susah makan merupakan tantangan dalam mendampingi orang tua. Susu sering dijadikan solusi karena lebih mudah dicerna oleh lansia.

5 Rekomendasi Susu untuk Lansia yang Susah Makan

Susu untuk lansia yang susah makan. Foto adalah Appeton 60+ Vanilla. Sumber: shopee.co.id/appetonindonesia.

Dikutip dari Pengelolaan dan Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia, Tivalen Dwirara Anggraini dan Kawan-kawan (2024:44), penyebab lansia susah makan, antara lain kepekaan rasa menurun, sakit, pengaruh obat, masalah ekonomi hingga masalah pencernaan.

Saat ini ada beberapa merek susu khusus lansia yang formulanya disesuaikan dengan kebutuhan gizi lansia. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi susu untuk lansia yang susah makan agar nutrisinya terpenuhi.

1. Appeton 60+

Meski bentuknya susu bubuk, namun Appeton 60+ juga berperan sebagai makanan cair dengan nutrisi komplit untuk orang tua. Susu ini aman untuk ginjal, serta diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung dan daya tahan tubuh.

Appeton 60+ mengandung karbohidrat untuk energi, protein untuk kekebalan tubuh, kalsium untuk tulang, vitamin untuk fisik dan mental, serta mikronutrien dan makronutrien untuk nutrisi harian. Harga Appeton 60+ Vanilla kaleng 400 gram Rp381.500 (diskon).

2. Prolansia dengan Serat

Susu Prolansia mengandung protein tinggi memperbaiki jaringan tubuh, serat pangan inulin menurunkan kadar kolesterol darah, dan DHA untuk memperlambat penurunan fungsi kognitif. Prolansia juga bebas lemak trans dan kolesterol, serta rendah natrium.

Susu ini cocok untuk lansia yang susah makan dan sering mual atau muntah. Jika ingin memberikan susu ini melalui selang NGT (Nasogastric Tube), harus berdasarkan petunjuk dokter. Harga Prolansia kemasan dus 200 gram Rp17.925 (diskon).

3. Entrasol Platinum

Foto adalah Entrasol Platinum Vanilla. Sumber: shopee.co.id/enstrasol_official.

Bahan utama Entrasol Platinum adalah ekstrak buah zaitun dan Pro-Fit Advance yang mengandung protein tinggi untuk menjaga massa otot dan daya tahan tubuh, antioksidan untuk kesehatan jantung, 11 jenis vitamin, 8 jenis mineral, serta omega 3 dan 6.

Rasanya enak untuk menanggulangi menurunnya kepekaan rasa lansia. Entrasol Platinum tersedia dengan rasa Vanilla dan Chocolate. Harga Entrasol Platinum Vanilla kemasan dus 150 gram Rp50.900 (diskon).

4. Boost Optimum

Boost Optimum mengandung vitamin E, V6 dan B12 untuk menjaga daya tahan tubuh, prebiotik dan probiotik untuk menjaga saluran pencernaan, protein whey untuk mempertahankan massa otot, serta kalsium dan magnesium untuk kepadatan tulang.

Untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan gizi, lansia disarankan meminumnya dua kali ketika sarapan dan makan malam. Susu ini juga baik untuk pemulihan setelah sakit. Harga Boost Optimum kemasan kaleng 400 gram Rp164.300 (diskon).

5. Ensure Gold

Ensure Gold mengandung HMB dan triple protein memenuhi kebutuhan nutrisi harian usia 40 ke atas sehingga energi terjaga. Ensure Gold merupakan susu dewasa pertama yang mengandung HMB (Hidroksi Metil Butirat), rendah laktosa dan rendah kolesterol.

Susu ini mengandung 14 jenis protein dan 10 jenis mineral, omega 3, dan kalsium. Kandungannya membuat pencernaan nyaman sehingga lansia dapat makan lebih banyak. Harga Ensure Gold kemasan kardus 150 gram Rp61.500.

Rekomendasi susu untuk lansia yang susah makan sangat dibutuhkan agar lansia tidak kekurangan gizi. Susu khusus seperti ini membuat para pendamping lansia tidak pusing tujuh keliling lagi. (lus)

Baca juga: 5 Rekomendasi Susu untuk Tulang dan Sendi Umur 50 Tahun