13 Cara Mendidik Anak agar tidak Manja

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap anak tumbuh dengan karakter masing-masing. Salah satunya adalah sikap manja. Cara mendidik anak agar tidak manja penting dipahami sehingga karakter tersebut dapat dikikis perlahan.
Lantas, bagaimana cara mendidik anak agar tidak manja dan mampu bersikap mandiri? Ketahui penjelasannya dalam ulasan ini.
Kenali Cara Mendidik Anak agar tidak Manja dan Lebih Mandiri
Melansir situs repositori.unsil.ac.id, parenting merupakan keterampilan orang tua dalam mengasuh buah hati. Saat ini banyak program parenting atau pengasuhan anak yang bisa diikuti orang tua agar pengetahuan mengenai pola asuh meningkat.
Parenting atau pola asuh setiap anak juga berbeda-beda tergantung karakternya. Sebut saja, anak yang manja tentu harus diperlakukan lebih tegas dibanding mereka yang sudah mandiri.
Mari pelajari bagaimana cara mendidik anak agar tidak manja dan lebih mandiri melalui penjelasan berikut.
1. Memberi Anak Tanggung Jawab
Beri anak tanggung jawab atau tugas rumah sesuai usianya. Langkah ini bisa menghindarkan si kecil dari perilaku manja sekaligus membentuk kebiasaan baik sejak dini.
2. Tidak Menuruti Setiap Keinginannya
Kendati orang tua ingin selalu memberi yang terbaik, bukan berarti harus menuruti setiap keinginan anak. Tetaplah pertimbangkan apakah barang tersebut diperlukan olehnya atau tidak.
3. Menanamkan Kedisiplinan
Sikap disiplin harus ditanamkan sejak dini. Salah satunya ketika anak melanggar aturan yang sebelumnya telah disepakati bersama. Orang tua tak perlu ragu dalam mendisiplinkan anak. Termasuk memberi hukuman bagi setiap pelanggaran yang dilakukan.
4. Membuat Batasan serta Aturan Jelas
Orang tua harus membuat batasan dan aturan yang wajib dipatuhi anak. Sebagai contoh, jam istirahat, waktu bermain, hingga belajar.
5. Jangan Selalu Membantu Anak
Saat anak mengalami kesulitan, hindari untuk selalu membantunya. Biarkan dulu anak berusaha menyelesaikan permasalahannya. Dengan demikian, buah hati tak akan tergantung atau senantiasa mengandalkan orang tua guna menyelesaikan masalahnya.
6. Jangan Menyerah dengan Rengekan Anak
Tatkala keinginannya tidak terpenuhi, umumnya anak bakal merengek, menangis, atau tantrum. Jangan menyerah dengan rengekan anak sehingga buah hati tak menjadikannya sebagai senjata agar keinginannya terpenuhi.
7. Mengajari Anak Berbagi
Anak manja cenderung hanya memikirkan diri dan keinginannya. Mengajari si kecil berbagi bisa membuka matanya bahwa dunia bukan hanya tentang dirinya.
8. Hindari Memuji Berlebihan
Orang tua yang memuji anak karena perilaku baiknya sangatlah wajar. Namun, tidak perlu melakukan tindakan tersebut berlebihan atau senantiasa memberinya hadiah setiap saat.
9. Ajarkan Perilaku Baik
Kenalkan konsep meminta tolong, berterima kasih, bersikap sabar, hingga meminta maaf saat melakukan kesalahan. Dengan demikian, anak akan belajar cara menghargai orang lain sekaligus bersyukur atas segala hal yang dimiliki.
10. Konsisten Menjalankan Aturan
Orang tua harus konsisten menerapkan aturan yang telah dibuat sehingga anak pun tidak menganggap enteng atau meremehkannya. Langkah ini pun dapat membentuk sikap mandiri dan tidak manja dalam diri anak.
11. Latih Anak untuk Berusaha
Perilaku anak yang manja dapat berasal dari kemudahan yang dirasakan anak ketika menginginkan sesuatu. Latihlah si kecil untuk berusaha mendapatkan apa yang diinginkan sendiri. Jangan beri secara cuma-cuma.
12. Ajarkan Anak Nilai Uang
Beri pemahaman tentang nilai uang hingga pengelolaannya yang tidak mudah. Makin anak mengerti tentang perjuangan dalam mengumpulkan serta mengelola uang, ia pun tak akan dengan mudah memaksa orang tua menghamburkan uang demi keinginan semata.
13. Menjadi Teladan
Anak sangat mudah meniru apa yang dilihatnya. Oleh karena itu, orang tua sepatutnya menjadi teladan atau contoh yang baik bagi si kecil.
Demikian cara mendidik anak agar tidak manja yang bisa diterapkan oleh orang tua. Orang tua harus terus belajar mengenai parenting sehingga pola asuh yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan atau karakter anak. (DN)
