Konten dari Pengguna

13 Ciri Wanita Overprotektif dan Cara Mengatasinya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Ciri Wanita Overprotektif. Sumber : cottonbro studio/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Ciri Wanita Overprotektif. Sumber : cottonbro studio/Pexels.com

Sikap overprotektif wanita kepada pasangan cenderung membuat pasangan tertekan. Umumnya, ciri wanita overprotektif akan berusaha selalu bersama pasangannya setiap waktu dan ingin mengetahui apapun yang dilakukan pasangan.

Bukan hanya itu, ada ciri-ciri lain dari wanita overprotektif yang perlu diketahui.

Ciri Wanita Overprotektif

Ilustrasi : Ciri Wanita Overprotektif. Sumber : Budgeron Bach/Pexels.com

Rindi Antika dalam buku berjudul Menjadi Wanita yang Dapat Mengubah Energi Negatif ke Positif pada Pasangan, menjelaskan bahwa sikap overprotektif dilakukan wanita kepada pasangannya karena takut kehilangan orang yang ia sayangi dan cintai.

Adapu ciri-ciri wanita overprotektif adalah :

1. Sering Cemburu dengan Hal Kecil

Wanita overprotektif sering cemburu dengan hal-hal kecil, contohnya ia bisa cemburu kepada petugas asuransi yang menawarkan produknya.

2. Ingin Ikut Kemanapun pasangan Pergi

Wanita selalu penasaran dan curiga dengan kegiatan pasangannya, bahkan wanita memaksa untuk ikut ke manapun pasangannya pergi.

3. Selalu Mengecek Isi Handphone

Wanita overprotektif beranggapan handphone pasangan adalah miliknya juga, jadi ia akan berusaha mengecek secara detail apapun dalam handphone pasangan.

4. Selalu Mengawasi Perilaku Pasangan

Wanita overprotektif akan selalu mengawasi perilaku pasangan di manapun dan kapanpun.

5. Senang Mengomeli Pasangan

Wanita bisa tiba-tiba mengomeli pasangan hanya karena masalah sepele, seolah pasangannya adalah tempat menumpahkan kekesalan.

6. Ikut Campur dalam Pekerjaan

Wanita overprotektif cenderung ingin tahu tentang pekerjaan pasangan, mulai teman kerja, lokasi kerja, apa yang dikerjakan pasangan, dan lainnya.

7. Berusaha Memisahkan Pasangan dengan Lawan Jenis

Wanita overprotektif ingin pasangannya hanya bersamanya dalam waktu lama dan selalu berusaha memisahkan pasangan dari semua lawan jenis.

8. Menyalahkan Pasangan atas Tindakan dan Perasaan Negatifnya

Wanita overprotektif cenderung banyak berpikir negatif. Kemudian, mereka menyalahkan pasangannya yang notabene tidak tahu apa-apa.

9. Mengatur Pasangan dalam Segala Hal

Wanita suka mengatur semua hal tentang pasangan, mulai pakaian, uang, pertemanan, hubungan dengan keluarga, dan lainnya.

10. Mempunyai Ekspektasi Tidak Masuk Akal Kepada Pasangan

Wanita ingin pasangannya menjadi seperti apa yang ia ekspektasikan. Jika tidak, wanita akan marah-marah dan menyalahkan pasangannya.

11. Suka Mengatur Kehidupan Sosial Pasangan

Meski pasangan yang bekerja, namun wanita overprotektif berusaha mengatur keuangan pasangan dengan detail.

12. Tidak bisa Percaya kepada Pasangan

Wanita overprotektif merasa pikirannya selalu benar, sehingga tidak bisa percaya dengan penjelasan pasangannya.

13. Suka Mendominasi dalam Hubungan

Wanita akan berusaha mendominasi dalam hubungan dan memaksa pria harus menurut padanya.

Cara Mengatasi Wanita Overprotektif

Inilah beberapa cara mengatasi wanita overprotektif yang bisa dicoba:

  1. Mengajak komunikasi secara terbuka. Bicara dengan pasangan tentang apa yang ia inginkan dalam hubungan tersebut dan cari jalan keluar bersama.

  2. Membuat batasan dengan teman lawan jenis, sehingga pasangan tidak merasa cemburu secara berlebihan.

  3. Wanita overprotektif bisa diatasi dengan memperkenalkannya kepada teman-teman dan keluarga.

  4. Gunakan psikologi terbalik. Jika wanita mulai bertemu teman dan lawan jenis bersikaplah cemburu, sama seperti apa yang ia lakukan kepadamu. Sehingga mereka bisa tahu bagaimana rasanya mendapat pasangan overprotektif.

Itulah uraian tentang ciri wanita overprotektif dan cara mengatasinya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)