Konten dari Pengguna

2 Penyebab Introvert beserta Ciri-cirinya dalam Psikologi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi introvert. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi introvert. Sumber foto: Unsplash

Introvert adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kepribadian seseorang yang cenderung tertutup dan lebih suka menghabiskan waktu sendiri.

Ada beberapa penyebab introvert yang umum terjadi, salah satunya adalah faktor lingkungan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab introvert beserta ciri-cirinya, mari simak ulasannya di sini.

Penyebab Introvert beserta Ciri-cirinya dalam Psikologi

Ilustrasi introvert. Sumber foto: Unsplash

Introvert adalah salah satu tipe kepribadian dalam psikologi yang merujuk pada seseorang yang lebih suka menghabiskan waktu sendirian atau dalam kelompok kecil yang dekat.

Mereka juga cenderung merencanakan terlebih dulu sebelum melakukan sesuatu, mudah tersinggung, sangat menjaga perasaan orang lain, dan selalu berperilaku di bawah kontrol.

Penyebab dari introvert sendiri ada dua, yakni gen dan lingkungan. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Faktor Genetik

Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik dapat memainkan peran dalam menentukan kepribadian seseorang, termasuk cenderung menjadi introvert.

Namun, genetika hanya memberikan predisposisi dan bukan penentu mutlak. Faktor lingkungan juga berperan dalam cara kepribadian berkembang.

2. Faktor Lingkungan

Lingkungan juga berperan penting dalam membentuk kepribadian seseorang, termasuk kecenderungan menjadi introvert. Beberapa faktor lingkungan yang dapat berkontribusi terhadap perkembangan sifat introvert antara lain.

  • Interaksi sosial sejak kecil

Pengalaman interaksi sosial dalam keluarga, teman sebaya, atau lingkungan sekolah dapat mempengaruhi preferensi sosial seseorang.

Jika lingkungan tersebut lebih cenderung mendukung interaksi yang tenang atau lebih menghargai pemikiran pribadi, individu mungkin cenderung menjadi introvert.

  • Sensitivitas terhadap rangsangan

Beberapa orang mungkin memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi terhadap rangsangan sosial, seperti suara yang keras, keramaian, atau interaksi intens.

Jika seseorang merasa terlalu terstimulasi oleh rangsangan tersebut, mereka cenderung menghindari situasi tersebut dan lebih memilih kesendirian.

  • Pengalaman traumatis

Pengalaman traumatis seperti pelecehan, kekerasan, atau penghinaan sosial dapat berdampak pada perkembangan kepribadian seseorang. Pengalaman negatif ini bisa membuat seseorang lebih tertutup dan cenderung menjadi introvert.

Ciri-Ciri Orang Introvert

Mengutip dari Jurnal Kepribadian Introvert Pada Remaja milik Khairun Nisa, Mirawati Mirawati, seorang introvert memiliki ciri-ciri seperti sifat yang lebih tenang, suka menarik diri, kurang ramah, dan sering merasa takut.

Orang introvert juga cenderung lebih sensitif terhadap rangsangan sosial, dan dapat merasa lelah atau terbebani setelah interaksi sosial yang berkepanjangan.

Selain itu, mereka biasanya mendapatkan energi dari waktu yang dihabiskan sendiri dan merasa terlalu banyak interaksi sosial dapat menguras energi mereka.

Itulah beberapa penyebab intovert beserta ciri-cirinya dalam psikologi. Apa Anda termasuk salah satunya? (RAF)