3 Cara Chat Mantan Duluan yang Sudah Lama Tidak Saling Sapa

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seseorang tentu bisa merasa canggung untuk memulai chat dengan mantan setelah sekian lama tidak saling sapa. Oleh sebab itu, beberapa orang memilih untuk mencari cara chat mantan duluan untuk bisa kembali membuka obrolan.
Orang yang memilih mencari cara tersebut biasanya memiliki alasan tersendiri tentang perlunya menge-chat mantan. Salah satunya adalah menyampaikan permintaan maaf dan ingin memperbaiki hubungan sebagai sesama manusia.
3 Cara Chat Mantan Duluan
Gugup saat akan menghubungi mantan adalah perasaan yang bisa saja setiap orang rasakan. Perasaan seperti itu biasanya terjadi karena seseorang sudah lama tidak berbicara dengan mantan dan proses putus yang buruk.
Contohnya, putus karena perdebatan, putus karena ego salah satu pihak, dan sebagainya. Oleh sebab itu, beberapa orang kerap membutuhkan cara chat mantan duluan untuk mengatasi perasaan gugupnya.
Berikut adalah tiga cara yang dapat setiap orang gunakan untuk membuka obrolan kembali dengan mantan kekasih.
1. To The Point
Mengutip dari buku Move Up karya Joni JN (2020: 95), biasanya kalau seseorang sampai minta putus artinya memang sudah maksimal dan serius untuk pisah. Jadi, saat akan menge-chat mantan seseorang perlu to the point alias jangan berbasa-basi.
Seseorang dapat menjelaskan maksud dirinya menge-chat mantan secara langsung, misalnya ingin mengajak bertemu, meminta maaf, menanyakan kabar, dan lain-lain. Mantan bukan orang asing sehingga tidak perlu berbasa-basi.
Jika terlalu banyak basa-basi, mantan bisa saja kehilangan minat untuk membalas chat atau menganggap diri hanya bermain-main. Oleh sebab itu, penting bagi seseorang menghindari basa-basi berlebihan saat chat mantan.
2. Chat dengan Bahasa yang Sopan
Selain to the point, seseorang juga perlu mengetik chat dengan bahasa yang sopan. Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa diri memiliki etika dan menghargainya sebagai lawan bicara.
Salah satu bahasa chat yang sopan adalah menyapa mantan sesuai dengan namanya, bukan panggilan sayang semasa pacaran dulu. Pasalnya, tidak semua orang bisa menerima panggilan sayang setelah putus karena momen yang tidak mengenakkan.
3. Jangan Memaksa Mantan untuk Cepat Membalas
Cara ketiga adalah jangan memaksa mantan untuk cepat membalas chat. Contoh kalimat yang memaksa mantan cepat membalas chat, yaitu “Kapan kamu membalas chat ini?”.
Ketika mengirim chat pertama kali ke mantan setelah sekian lama tidak saling menyapa, seseorang perlu memberikan ruang bagi mantan untuk mencerna isi chat, termasuk mencerna maksud seseorang kembali menghubunginya.
Tiga hal di atas dapat dicoba setiap orang untuk memperbaiki hubungan dengan mantan supaya tidak ada dendam, marah, dan kecewa lagi. Jika memang ingin kembali, sebaiknya tetapkan tujuan hubungan.
Jadi, mengetahui cara chat mantan duluan pun tidak menjadi sia-sia. Pasalnya, balikan dengan mantan tanpa memiliki tujuan yang jelas hanya akan kembali membuang waktu atau mengulang kisah yang sama. (AA)
