Konten dari Pengguna

3 Cara Menghilangkan Sifat Posesif Berlebihan ke Pasangan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Cara Menghilangkan Sifat Posesif. Sumber : Budgeron Bach/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Cara Menghilangkan Sifat Posesif. Sumber : Budgeron Bach/Pexels.com

Kamu pasti pernah mendengar jika cemburu tandanya cinta. Namun, cemburu yang berlebihan alias posesif bisa berpengaruh negatif terhadap hubungan kamu dan pasangan. Jadi, hilangkan sifat itu dengan cara menghilangkan sifat posesif berlebihan ke pasangan.

Jangan sampai sifat posesifmu ini menghancurkan hubungan impianmu. Harapan bisa bertahan lama sampai kakek nenek malah berantakan gara-gara posesif yang membuat salah satu pasangan menderita, tertekan dan akhirnya memutuskan untuk menyerah.

3 Cara Menghilangkan Sifat Posesif Berlebihan ke Pasangan

Ilustrasi : Cara Menghilangkan Sifat Posesif. Sumber : cottonbro studio/pexels.com

Dian Widianti dalam buku berjudul Ensiklopedia Cinta menjelaskan bahwa dalam berhubungan sebaiknya bisa menghargai dan saling mengisi kelebihan dan kekurangan pasangan. Bukannya saling menuntut di luar batas kemampuan pasangan.

Jadi, kamu nggak usah repot-repot menuntut pasangan jadi power ranger yang harus mengikuti dan menuruti apa yang kamu mau. Dengan menghargai bisa saling membina hubungan yang harmonis. Berikut cara menghilangkan posesif kamu ke pasangan.

1. Berhentilah Menuruti Emosi

Ketika rasa cemburu muncul akan muncul juga rasa emosi. Akibatnya, Kamu berusaha menyalahkan pasangan dan menuntut pasangan menjadi apa yang kamu inginkan. Tentu hal ini tidak baik.

Kamu harus belajar menahan dan mengabaikan pikiran juga suara hati yang buruk tentang pasangan. Coba cerna kembali apa pokok masalah yang membuat rasa posesif itu muncul.

Setiap manusia mempunyai insecurity sampai kadar ketakutan masing-masing dalam menjalin hubungan. Jadi, pahami dulu apa pemicu sifat posesif ke pasangan. Mulailah menahan dan pikirkan solusi terbaik tanpa harus memaksa pasangan tunduk kepadamu.

2. Telusuri Masa Lalu yang Terjadi

Sebaiknya selesaikan troubled inner child atau aspek dalam diri yang belum beres. Cara terbaik untuk menyelesaikan adalah dengan mengikhlaskan, melupakan, dan kembali fokus pada kehidupan kamu dan pasangan sekarang.

Tanamkan dalam dirimu, kamu hidup untuk sekarang dan masa depan, bukan untuk masa lalu. Jadi, lakukan yang terbaik untuk sekarang dan untuk masa depan.

3. Tenangkan Diri

Orang yang terlalu posesif bisa playing victim kepada pasangan. Jika sudah demikian, pasangan dituntut untuk minta maaf dan mengakui kesalahan. Meski faktanya pasangan telah melakukan hal yang semestinya.

Agar hal ini tidak terjadi, ketika rasa posesif muncul segera cari ketenangan. Misalnya dengan melakukan hobi, menonton film hingga datang ke psikiater. Usahakan selalu berkomunikasi baik dengan pasangan agar tidak muncul salah paham.

Itulah cara menghilangkan sifat posesif berlebihan ke pasangan yang bisa kamu coba. Semoga bermanfaat! (eka)