3 Ciri-Ciri Perempuan Dominan dalam Hubungan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri perempuan dominan dalam hubungan merupakan salah satu topik yang menarik untuk diulik. Pasalnya, lelaki menjadi pihak yang pada umumnya memiliki peran lebih dominan. Namun pada zaman modern seperti sekarang ini, banyak para perempuan yang lebih mendominasi dibandingkan laki-laki.
Dominasi perempuan ini bisa dilihat dari beberapa sudut. Misal dalam hal memenuhi kebutuhan ekonomi. Dikutip dari buku Filsafat Hukum (Akar Religiositas Hukum) karya Dr. Fokky Fuad Wasitaatmadja, pada zaman dahulu suami merupakan pihak yang menerima beban sebagai penggerak ekonomi.
Namun, pada saat ini keduanya berperan seimbang. Bahkan tidak jarang perempuan menjadi pihak yang lebih dominan.
Ciri-Ciri Perempuan Dominan dalam Hubungan
Untuk mengetahui apakah perempuan terkategori mahluk yang dominan atau tidak, terdapat beberapa indikasi yang bisa digunakan sebagai tolak ukur. Simak ciri-ciri dan penjelasannya di bawah ini.
1. Mudah Marah
Salah satu ciri perempuan dominan adalah mudah marah. Karakteristik perempuan seperti ini biasanya selalu ingin diperhatikan, dipedulikan, dan dikabulkan semua keinginannya.
Selain itu, perempuan dominan cenderung mengatur pola hubungan sesuai dengan apa yang dipikirkannya. Dalam kata lain, pasangannya harus mengikuti segala jalan yang ia ambil.
2. Selalu Berpendapat
Ciri perempuan dominan dalam hubungan yang cukup mudah dikenali yaitu selalu mengutarakan pendapatnya. Ia tidak bisa dengan mudah menerima apa yang disampaikan oleh pasangannya.
Bahkan tidak jarang, pendapat dari pasangannya didepat terus menerus. Apalagi jika baginya pendapat tersebut tidak logis atau memiliki resiko yang cukup besar.
3. Percaya Diri
Salah satu ciri perempuan dominan biasanya memiliki tingkat percaya diri tinggi. Perempuan seperti ini senang menjadi pusat perhatian banyak orang, sehingga ia sedikit susah dikendalikan.
Dalam situasi dan kondisi seperti apapun, ia akan selalu aktif berpartisipasi dalam mengatur hubungannya dengan pasangannya. Bahkan cenderung menguasai dan tidak mau kalah dalam proses pengaturan tersebut.
Itulah ciri perempuan dominan dalam hubungan. Ciri-ciri tersebut dapat digunakan sebagai patokan atau standar dalam mendeteksi pasangan lebih dalam. Apakah terkategori perempuan dominan yang susah dikendalikan atau perempuan penurut yang mudah diatur. [DAI]
