3 Contoh Inner Child Positif dan Negatif yang Penting Diketahui

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
5 Juli 2023 15:48 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi contoh inner child positif dan negatif. Sumber foto: pexels/Pollianna Bonnett.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh inner child positif dan negatif. Sumber foto: pexels/Pollianna Bonnett.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Contoh inner child positif dan negatif merupakan ilmu yang cukup penting untuk diketahui. Dengan begitu, seseorang bisa lebih mudah melakukan penangan ketika dirinya atau orang terdekatnya mengalami inner child yang negatif.
ADVERTISEMENT
Dikutip dalam buku Pola Mendidik Anak Metode 3A (Asah, Asih, Asuh) karya Yayah Rokayah dkk. dijelaskan bahwa inner child adalah sosok anak-anak yang ada di dalam diri seseorang walaupun sudah dewasa.

Contoh Inner Child Positif dan Negatif

Ilustrasi contoh inner child positif dan negatif. Sumber foto: pexels/Pierre Agogue.
Setiap orang memiliki inner child. Hal tersebut biasanya berkaitan dengan pengalaman dirinya semasa kecil.
Contoh pengalaman tersebut seperti trauma di masa kecil, adanya kebutuhan yang tidak terpenuhi, dikucilkan, dan pengalaman-pengalaman lainnya yang menimbulkan bekas mendalam bagi seseorang. Bahkan walaupun ia sudah dewasa, hal tersebut masih merekat kuat dan berpengaruh terhadap sikap dan perilakunya.
Berikut beberapa contoh tentang inner child positif dan negatif:

1. Mempunyai Rasa Penasaran yang Tinggi (Contoh Inner Child Positif)

Orang yang memiliki inner child positif ini dapat membawa rasa penarasannya ke arah yang positif. Ia bisa mengontrol dan mempertimbangkan tentang mana yang harus diprioritaskan dan tidak.
ADVERTISEMENT
Rasa penasaran yang digeret ke arah positif ini membuat seseorang mempelajari lebih dalam tentang hal tersebut ketika ia merasa tertarik.

2. Selalu Bergantung pada Orang Lain (Contoh Inner Child Negatif)

Contoh inner child yang kedua yaitu selalu bergantung pada orang lain. Orang seperti ini cenderung akan melakukan segala macam cara untuk menarik perhatian orang di sekitarnya.
Selain itu, inner child seperti ini juga terlalu bersifat posesif terhadap orang-orang di sekitarnya. Ia juga akan selalu berusaha menyenangkan orang lain agar tidak pergi dari kehidupannya.

3. Sulit Mengontrol Emosi (Contoh Inner Child Negatif)

Contoh inner child yang sering terjadi yaitu sulit mengontrol emosi. Misalnya, mudah menangis, mudah marah, selalu gegabah dalam mengambil keputusan, dan lain sebagainya. Hal tersebut biasanya dikarenakan ada bagian dirinya yang terluka ketika masih kecil.
ADVERTISEMENT
Contoh inner child positif dan negatif yang di uraikan di atas merupakan kasus atau hal-hal yang secara umum banyak dialami orang. Meskipun beberapa inner child memiliki sisi negatif, namun pengalaman ini dapat memberikan pembelajaran dalam jangka waktu panjang.
Untuk itu, berusahalah berdamai dengan inner child sebagai bagian dari diri kita. Sehingga entah inner child mengarah kepada hal positif maupun negatif, kita dapat lebih aware dan memiliki kontrol akan hal tersebut. (DAI)