4 Arti Kupu-kupu dalam Psikologi, Apa Saja?

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti kupu-kupu dalam psikologi menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Pasalnya, hewan satu ini dianggap cantik dan unik karena tampilannya.
Dikutip dari Buku Pintar Hewan, kupu-kupu termasuk serangga ordo Lepidopetra, atau 'serangga bersayap sisik'. Kupu-kupu merupakan serangga paling banyak jumlah spesiesnya di dunia.
Kupu-kupu mempunyai arti tersendiri dalam psikologi. Apa saja?
Arti Kupu-kupu dalam Psikologi
Berikut ini beberapa arti kupu-kupu dalam psikologi:
1. Perjuangan Hidup
Ada masa dimana kupu-kupu berada dalam fase kepompong. Kepompong menghabiskan waktunya dengan menggantung di ranting atau dahan pepohonan meskipun tersengat panasnya matahari atau dinginnya malam.
Dalam fase tersebut, kupu-kupu harus menjalani perjuangan untuk mempunyai bentuk yang jauh lebih indah. Di kehidupan, sebelum mencapai kesuksesan, setiap orang harus terus berjuang sampai mencapai titik yang diinginkan.
2. Perubahan
Arti kupu-kupu dalam psikologi berikutnya adalah mengenai perubahan. Pasalnya, kupu-kupu mempunyai metamorfosis yang unik dan berbeda dengan hewan lainnya.
Ada empat fase kehidupan yang dimiliki kupu-kupu. Mulai dari telur, larva, pupa, sampai kupu-kupu.
Fase kupu-kupu tersebut mengandung makna bahwa hidup tidak selamanya sama dengan tahun-tahun yang akan datang. Banyaknya fase yang dilalui kupu-kupu melambangkan hidup manusia. Maka dari itu, jangan pernah menyerah dalam hidup.
3. Perasaan Cinta
Paras kupu-kupu begitu cantik dengan adanya warna indah di bagian sayapnya. Keindahan tersebut kerap menjadi lambang dari perasaan cinta. Bentuk indah tersebut bisa mengajarkan bahwa cinta memang mempunyai tampilan yang indah.
Namun dibalik keindahannya, kupu-kupu harus menjalani fase kehidupan yang cukup keras karena harus berubah bentuk dan melewati masa sulit. Dalam psikologi, cinta memang terasa indah. Tapi untuk mendapatkan keindahan tersebut, seseorang tak jarang harus melewati berbagai cobaan terlebih dahulu.
4. Kebebasan
Kupu-kupu dapat menjadi lambang kebebasan karena hinggap dari satu bunga ke bunga lainnya untuk mendapatkan asupan makanan. Setiap manusia tentu mendapat kebabasan dalam hidup seperti halnya kupu-kupu.
Namun kebebasan tersebut tentu ada tujuannya. Kupu-kupu bisa bebas kemanapun untuk mendapatkan makan, tetapi tidak semua nektar bisa dinikmati.
Itu dia berbagai arti kupu-kupu dalam psikologi yang penting untuk diketahui. (LAU)
