4 Cara Mengatasi Pertengkaran dalam Hubungan Percintaan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu cara mengatasi pertengkaran dalam hubungan percintaan adalah menenangkan diri sendiri. Beberapa orang tentu pernah mendengar anggapan bahwa sebaiknya, orang yang bertengkar segera menyelesaikan permasalahannya.
Namun, berbicara ketika amarah sedang memuncak justru berbahaya. Oleh sebab itu, setiap orang perlu mengetahui cara untuk mengatasi pertengkaran dengan kepala dingin.
4 Cara Mengatasi Pertengkaran dalam Hubungan Percintaan dengan Kepala Dingin
Pertengkaran adalah kondisi yang sangat memungkinkan dalam hubungan antarmanusia, baik antarindividu, individu dengan kelompok, maupun antarkelompok. Pasalnya, manusia memiliki pemahaman masing-masing.
Kesalahan dalam menafsirkan pesan sering kali menyebabkan terjadinya kesalahan persepsi yang kemudian memicu pertengkaran. Kesalahan dalam menafsirkan pesan inilah yang juga dapat memicu terjadinya pertengkaran dalam hubungan percintaan.
Seseorang tidak dapat menyelesaikan masalah dengan masalah. Maksud dari pernyataan tersebut adalah masalah tidak dapat selesai jika dituntaskan dengan cara marah. Sebab hal itu malah akan membuat masalah semakin panjang bahkan menimbulkan masalah baru.
Setiap orang membutuhkan kepala dingin untuk dapat menyelesaikan setiap permasalahan, termasuk masalah dalam hubungan percintaan. Inilah empat cara mengatasi pertengkaran dalam hubungan percintaan yang perlu untuk setiap orang ketahui.
1. Menjaga Jarak Sejenak
Mengutip dari buku berjudul Intisari Ihya’ Ulumuddin Al-Ghazali Mensucikan Jiwa: Konsep Tazkiyatun-nafs karya Sa’id Hawwa (1998: 483), pertengkaran dapat membuat dada panas dan membangkitkan amarah.
Ketika amarah itu telah bangkit, orang yang sedang bertengkar sering kali lupa diri sehingga orang tersebut merasa lega dengan menyakiti lawannya.
Hal tersebut tentu tidak baik sebab menyakiti orang lain apalagi pasangan hanya akan menorehkan luka bagi setiap pihak. Oleh sebab itu, ketika terjadi pertengkaran, seseorang perlu mengucapkan secara baik-baik untuk menjaga jarak sejenak.
2. Menenangkan Diri
Setelah jarak telah terbentuk, sebaiknya setiap orang menenangkan dirinya masing-masing. Seseorang yang baru saja bertengkat dapat meneguk segelas air putih untuk meredakan emosinya.
Selain itu, orang tersebut dapat melakukan upaya rohani untuk menenangkan diri. Contoh upaya rohani itu adalah melakukan ibadah dan berdoa kepada Sang Pencipta.
3. Melakukan Refleksi Diri
Cara ketiga untuk mengatasi pertengkaran dengan pasangan adalah melakukan refleksi diri. Ingat bahwa tidak ada manusia yang sempurna.
Hal itu juga berlaku pada diri sendiri dan pasangan. Lakukan refleksi diri terhadap hal-hal yang memicu konflik dan kembali mengingat tujuan bersama dengan pasangan.
4. Mendengarkan Perspektif Pasangan
Setelah diri tenang dan sudah siap untuk berbicara, bukalah pembicaraan secara baik-baik dengan pasangan. Sebaiknya tidak ada orang lain selain pasangan yang ikut serta dalam pembicaraan itu.
Pada tahap ini, penting bagi setiap orang menjelaskan perspektifnya secara lembut dan mendengarkan perpektif pasangan dengan saksama. Karena salah satu kiat menjalin komunikasi efektif adalah mendengarkan.
Sekian penjelasan tentang empat cara mengatasi pertengkaran dalam hubungan percintaan. (AA)
