Konten dari Pengguna

4 Cara Menghadapi Mertua yang Suka Mengatur Rumah Tangga

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghadapi mertua yang suka mengatur. Sumber: pexels.com/Mathiaszomer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghadapi mertua yang suka mengatur. Sumber: pexels.com/Mathiaszomer

Semua orang tentu menginginkan keluarga yang harmonis, di mana hubungan antara mertua dan ipar berjalan dengan baik. Namun, bagaimana cara menghadapi mertua yang suka mengatur dan justru mengganggu ketenteraman rumah tangga?

Salah satu tantangan dalam pernikahan adalah membangun hubungan yang baik dengan mertua. Meskipun niat mertua biasanya untuk memberikan dukungan, tetapi jika terlalu mengatur, hal tersebut bisa menimbulkan rasa canggung dalam keluarga.

Cara Menghadapi Mertua yang Suka Mengatur dalam Keluarga

Ilustrasi cara menghadapi mertua yang suka mengatur. Sumber: pexels.com/Darryaobymaha

Mengutip dari buku 101 Problem Solving of Masalah Keluarga, Deni Mahardika, (223), pasangan suami istri tentu boleh tinggal satu atap dengan mertua. Walaupun begitu tetap atur komunikasi agar tidak ada kerenggangan dalam keluarga.

Salah satu permasalahan yang kerap dialami pasangan baru adalah memiliki mertua yang suka mengatur. Di bawah ini ada beberapa cara menghadapi mertua yang suka mengatur dalam rumah tangga.

1. Komunikasikan dengan Baik

Mertua yang suka mengatur biasanya merasa bahwa dirinya mengetahui segala hal karena lebih berpengalaman dalam menjalani rumah tangga. Walaupun begitu, pasangan bisa melakukan komunikasi yang baik.

Misalnya ada masalah keuangan, tidak ada salahnya untuk meminta saran ke mertua dan dengarkan sarannya penuh perhatian. Dengarkan apa yang disampaikan mertua tanpa menyela atau memotong.

Dengan begitu, pasangan dapat memahami perspektif orang lain. Jika ingin menyampaikan pendapat bisa dengan baik-baik.

2. Tetap Menghargai dan Menghormati Mertua

Terkadang mertua yang terlalu mengatur memang membuat kesal namun sebagai anak harus tetap menghargai dan menghormati orang tua. Misalnya ketika diberi nasihat sebaiknya dengarkan dulu dan tidak melawan.

Cukup dengarkan nasihat mertua lalu putuskan apa langkah terbaik yang akan diambil dari pasangan.

3. Menyampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

Selain itu, menantu bisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas saran dan nasihat dari mertua. Walaupun tidak setuju namun mengucapkan terima kasih adalah bentuk menghargai niat baik mertua.

4. Berkompromi

Terakhir adalah berdiskusi atau berkompromi agar sama-sama nyaman. Anak bisa mencari kesepakatan dengan mertua dan tidak bersikap defensif atau menyerang. Pastikan solusi yang didapat sama-sama menguntungkan.

Keempat cara menghadapi mertua yang suka mengatur di atas bisa diterapkan demi kenyamanan rumah tangga. (GTA)

Baca Juga: 5 Ide Me Time Berdua Suami Istri supaya Selalu Harmonis