4 Larangan dalam Hubungan LDR yang Pantang Dilakukan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Larangan dalam hubungan LDR adalah setiap tindakan yang hendaknya tidak seseorang lakukan ketika menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship. Larangan tersebut memiliki tujuan untuk menjaga kelanggengan serta keberhasilan hubungan.
Salah satu contoh larangan ketika menjalani hubungan jarak jauh adalah berbohong. Pasalnya, perilaku berbohong dapat memudarkan rasa kepercayaan dari pasangan serta memicu berbagai konflik dalam hubungan asmara.
4 Larangan dalam Hubungan LDR
LDR merupakan singkatan dari long distance relationship, yakni sebuah istilah untuk menyebutkan pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Contohnya, sepasang kekasih yang menjalani hubungan asmara, tetapi berbeda daerah atau negara.
Ketika menjalani hubungan LDR, sepasang kekasih membutuhkan usaha lebih untuk menjaga kelanggengan. Selain itu, usaha dari masing-masing pihak dalam hubungan LDR juga memiliki peran dalam kesuksesan percintaan, misalnya sukses menuju pernikahan.
Guna menjaga kesuksesan itu, pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh perlu memahami larangan dalam hubungan LDR. Berikut empat larangan yang pantang dilakukan oleh pasangan yang LDR:
1. Berbohong
Berbohong adalah tindakan mutlak yang tidak boleh dilakukan oleh setiap pasangan, baik yang LDR maupun yang tidak. Pasalnya, berbohong dapat mengurangi rasa percaya dari pasangan.
Ketika kepercayaan dari pasangan sudah berkurang, hubungan dapat menjadi tidak sehat karena akan dipenuhi oleh kecurigaan. Ketika hal itu terjadi, kemungkinan munculnya konflik dalam hubungan pun semakin besar.
2. Menyembunyikan Perasaan
Larangan lain selain berbohong adalah menyembunyikan perasaan. Beberapa orang bisa saja merasa lelah untuk menceritakan perasaannya kepada pasangan, bahkan ada pula orang yang gengsi untuk mengungkapkan perasaan rindunya.
Pasangan adalah orang lain yang tidak bisa menebak isi hati seseorang secara tepat. Jadi, seseorang perlu berusaha menceritakan dan mengungkapkan perasaannya dengan baik agar pasangan dapat mengerti sehingga tidak terjadi kesalahpahaman selama LDR.
3. Menunda Waktu untuk Merespons
Selain dilarang menyembunyikan perasaan, pasangan LDR juga tidak boleh menunda-nunda waktu untuk merespons pesan atau panggilan. Jika benar-benar sibuk, setidaknya memberi kabar tentang waktu yang bisa dihubungi.
Pasalnya, menunda-nunda waktu untuk merespons dapat membuat pasangan merasa cemas, bosan, bahkan kesal. Jadi, bila benar-benar sibuk akan lebih baik bila memberi pesan singkat daripada diam tanpa kabar sama sekali.
4. Tidak Memiliki Tujuan
Larangan keempat adalah pantangan penting yang tidak boleh pasangan LDR lakukan, yakni tidak memiliki tujuan. Tidak memiliki tujuan di sini artinya tidak memiliki pandangan tentang hubungan di masa depan.
LDR merupakan kondisi yang sulit untuk menjalin hubungan. Oleh sebab itu, jika tidak memiliki rencana untuk menikah dan menjalani hubungan sampai masa tua, sebaiknya ungkapkan sejak awal agar tidak menghabiskan waktu masing-masing.
Selain larangan dalam hubungan LDR, ada juga hal yang perlu pasangan LDR pahami. Mengutip dari So I Married a Senior karya Vee (2019: 244), beberapa hal penting untuk pejuang LDR adalah komunikasi, percaya terhadap pasangan, dan menjaga hati pasangan.
Setelah membaca ulasan tentang larangan dalam hubungan LDR, dapat dipahami bahwa penting bagi setiap pasangan untuk memiliki tujuan dalam hubungan, komunikasi, dan saling menjaga perasaan pasangan agar hubungan dapat mencapai pernikahan. (AA)
