5 Akibat Berbohong yang Harus Diwaspadai

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
29 Januari 2024 20:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi 5 Akibat Berbohong. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 5 Akibat Berbohong. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terdapat 5 akibat berbohong yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain sehingga harus diwaspadai.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Bukan Cinta Biasa oleh Tasirun Sulaiman, orang dengan kebiasaan berbohong merupakan orang-orang yang gagal. Mereka mempunyai kebiasaan buruk dalam hidupnya meskipun tahu berbohong adalah hal yang tidak mudah untuk dikerjakan.
Berbohong menjadi kebiasaan yang dapat mendatangkan berbagai akibat. Apa saja?

5 Akibat Berbohong yang Harus Diwaspadai

Ilustrasi 5 Akibat Berbohong. Sumber: Unsplash
Berikut ini 5 akibat berbohong yang harus diwapadai:

1. Mengganggu Kehidupan

Seseorang dengan kebiasaan berbohong akan menjalani hidup dengan tidak mudah. Hal ini memengaruhi karir hingga keseharian serta kehidupan kepribadian.
Bahkan, salah satu resikonya adalah kesulitan menemukan pasangan hidup.

2. Berkelanjutan

Akibat berbohong berikutnya adalah seseorang cenderung menciptakan berbagai kebohongan baru demi menutupi kebohongan yang sudah dilakukan. Walaupun dalam hati ingin menyudahi kebohongan, namun di satu sisi mereka khawatir mengenai dampaknya.
ADVERTISEMENT
Apabila tidak segera dihentikan, orang yang bersangkutan cenderung terus berbohong sehingga menjadikannya sebagai kebiasaan. bahkan, tak jarang mereka tdak sadar kalau tengah berbohong.

3. Susah Mendapat Kepercayaan

Kebohongan yang dilakukan akan terbongkar baik secara cepat atau lambat. Seseorang yang berbohong mungkin tidak langsung mendapat sanksi, namun tentunya mereka yang dirugikan akan mengingat kejadian tersebut.
Dari kejadian tersebut, apabila seseorang tidak langsung berhenti berbohong, maka kepercayaan orang di sekitarnya akan luntur. Bahkan, orang yang baru dikenal juga susah didapatkan apabila seseorang sudah dicap sebagai tukang bohong.

4. Tidak Mendapat kesempatan Jujur

Mereka yang sudah terbiasa berkata bohong, sekalinya ingin mengucapkan kejujuran tidak akan dipercaya oleh orang lain. Pasalnya, orang di sekitarnya sudah memandang semua perkataan dan perbuatannya sebagai kebohongan.

5. Merasa Gelisah

Berbohong tidak akan membuat hidup seseorang tenang. Pasalnya, pembohong akan selalu merasa khawatir apabila kebohongannya diketahui oran lain. Terutama apabila kebohongan tersebut telanjur menyebar ke banyak orang.
ADVERTISEMENT
Klarifikasi pun menjadi pilihan yang sulit. Namun jika dibiarkan akan terus mengganggu ketenangan pembohong.
Itulah sekilas pembahasan mengenai 5 akibat berbohong yang harus diwaspadai.(LAU)