5 Cara Berkomunikasi yang Baik dan Efektif

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara berkomunikasi yang baik dilakukan dengan berusaha menjadi pendengar, menghargai lawan bicara, dan memastikan untuk memberi informasi yang jelas sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.
Untuk mengetahui seperti apa cara komunikasi yang baik, simak ulasan berikut.
Cara Berkomunikasi yang Baik serta Efektif
Salah satu kunci sukses dalam menjalani hubungan asmara, pekerjaan, dan keluarga adalah komunikasi yang baik. Komunikasi diperlukan ketika hendak berinteraksi atau memberi respons kepada lawan bicara.
Bukan hanya saling bicara atau mendengarkan, melainkan setiap orang yang terlibat di dalamnya juga harus bisa memberi respons terhadap apa yang disampaikan oleh lawan bicara. Demikian ulasan dalam situs umsu.ac.id.
Terdapat beberapa jenis komunikasi yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain komunikasi verbal, nonverbal, visual, hingga tertulis.
Lantas, bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan efektif? Berikut penjelasannya.
1. Bersedia Menjadi Pendengar
Kita memang diperbolehkan untuk mengemukakan pendapat, tetapi bukan berarti enggan memberi kesempatan pada orang lain atau lawan bicara untuk berpendapat.
Ingatlah bahwa setiap orang mempunyai hak atau kesempatan yang sama untuk bersuara. Karena itu, jadilah pendengar yang baik dan izinkan pihak lain untuk menyampaikan saran maupun pendapat.
2. Menunjukkan Kesan Ramah
Tunjukkan kesan ramah, sopan, dan menghargai lawan bicara. Berusahalah untuk merespons dengan baik apa yang disampaikan. Cari solusi atau jalan keluar bersama-sama sehingga permasalahan terselesaikan dengan baik.
3. Berikan Informasi dengan Jelas
Ketika berkomunikasi, sampaikan informasi dengan jelas sehingga lawan bicara bisa memahaminya.
Gunakan komunikasi verbal serta nonverbal agar tercipta komunikasi efektif. Kombinasi keduanya menjadikan maksud tersampaikan dengan baik tanpa kesalahpahaman.
4. Perhatikan Tutur Kata dan Bahasa Tubuh
Sesuaikan bahasa dengan tempat dan situasi, entah formal maupun santai. Gunakan bahasa formal bila lawan bicara adalah orang yang tidak dikenal sebelumnya.
Pilih pula kata-kata yang tidak menyinggung, perhatikan bahasa tubuh untuk menunjang komunikasi verbal yang tengah dilakukan, juga perhatikan intonasi tatkala sedang berbicara. Tinggikan intonasi seakan ikut bahagia apabila obrolan membahas hal menyenangkan.
5. Bersikap Terbuka
Dengarkan semua yang disampaikan lawan bicara dengan saksama. Dari sini mungkin ada hal menarik atau ide yang tidak terpikirkan sebelumnya. Secara tak langsung, seseorang dapat memperbaiki persepsi serta pola pikir.
Cara berkomunikasi yang baik juga dapat dilakukan dengan memberi dukungan pada lawan bicara, menyampaikan saran apabila diminta, menyisipkan humor, dan menumbuhkan sikap besar hati. (DN)
