5 Cara Keluar dari Abusive Relationship

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berbagai cara keluar dari abusive relationship harus dilakukan dengan benar dan tegas untuk hidup lebih bahagia.
Dikutip dari buku Dating Insight, abuse bisa dimanifestasikan dalam berbagai macam bentuk, mulai dari kekerasan fisik seperti tamparan, kekerasan verbal seperti hinaan, serta kekerasan emosional seperti tidak diajak berbicara.
Berada dalam abusive relationship sering kali membuat korbannya merasa kesulitan untuk melepaskan diri dari kondisi yang sebenarnya membahayakan mereka. Lantas, apa saja yang bisa dilakukan sebagai cara keluar dari abusive relationship?
Cara Keluar dari Abusive Relationship
Berikut ini beberapa cara keluar dari abusive relationship yang bisa diterapkan:
1. Meyakinkan Diri
Korban abusive relationship sering kali dimanipulasi bahwa apa yang mereka dapatkan disebabkan oleh mereka sendiri. Hal tersebut membuat mereka berpikir bahwa mereka wajar mendapatkan perlakuan kurang baik.
Padahal, setiap orang berhak aman dan bahagia, termasuk korban abusive relationship. Mereka berhak bebas dari rumah yang penuh dengan kekerasan dan manipulasi.
2. Mengutamakan Keselamatan
Keselamatan merupakan hal penting dalam hidup. Apabila terjebak dalam hubungan yang buruk, segera cari bantuan untuk meninggalkan hubungan tersebut. Langkah ini akan lebih baik jika dilakukan tanpa sepengetahuan pelaku.
Setelah berhasil berada di tempat yang jauh dan aman dari pelaku, maka korban baru dapat mengkhawatirkan berbagai hal lain.
3. Menghubungi Teman
Korban abusive relationship sering merasa kesulitan untuk berpisah dari pasangannya karena tidak ada orang yang benar-benar meyakinkan mereka. Maka dari itu, dengan bercerita pada teman maupun keluarga dapat menjadi pilihan yang tepat.
4. Menemui Profesional
Cara keluar dari abusive relationship berikutnya adalah dengan menemui profesional, seperti psikolog.
Tidak susah menemukan sosok profesional yang dapat membantu untuk keluar dari abusive relationship karena kini sudah banyak komunitas yang menyediakan perlindungan untuk perempuan.
Dengan menemui profesional, maka korban abusive relationship akan mendapat masukan maupun pertolongan agar berhasil keluar dari hubungan.
5. Berkomitmen
Tak jarang korban abusive relationship dapat kembali ke pasangannya walaupun sudah mengalami kekerasan yang merugikan. Hal tersebut dapat terjadi sebab tidak kuatnya komitmen untuk menjauh karena rayuan dari sang pelaku.
Maka dari itu, untuk benar-benar keluar dari hubungan yang kasar, korban harus mempunyai komitmen yang kuat serta menyadari bahwa ia harus bahagia.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai cara keluar dari abusive relationship yang dapat dilakukan.(LAU)
