5 Cara Marah yang Dewasa dan Tidak Merugikan Diri Sendiri serta Orang lain

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Marah adalah emosi yang wajar dan manusiawi. Namun, jika tidak dikendalikan, marah bisa berdampak negatif pada kesehatan, hubungan, dan kualitas hidup. Oleh sebab itu wajib mengetahui cara marah yang dewasa.
Ketika sudah tahu, meskipun saat marah maka tidak akan merugikan orang lain ataupun diri sendiri. Lebih jelasnya cek di artikel berikut ini.
5 Cara Marah yang Dewasa
Dikutip dari buku Seni Menguasai Rasa Marah karya Kalani Niran, (2021) emosi penyebab kemarahan adalah kondisi psikologi dan suasana hati seseorang. Emosi atau kemarahan bisa memberikan dampak buruk jika tidak dihadapi dengan benar.
Berikut ini beberapa cara marah yang dewasa dan tidak merugikan diri sendiri serta orang lain:
1. Kenali Penyebab Marah
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari atau mengenai penyebab kemarahan. Dengan mengetahui sumber masalah, bisa mencari solusi yang tepat dan menghindari konflik yang tidak perlu.
2. Atur Napas
Saat marah, napas cenderung menjadi cepat dan pendek. Hal ini bisa meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan hormon stres. Untuk menenangkan diri, cobalah tarik napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan-lahan. Ulangi beberapa kali sampai merasa lebih tenang.
3. Berpikir Positif
Saat marah, seseorang cenderung melihat segala sesuatu dari sudut pandang negatif dan mengabaikan hal-hal baik yang ada. Cobalah untuk mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif.
4. Ekspresikan Perasaan dengan Baik
Marah tidak berarti harus berteriak-teriak, mengumpat, atau melempar barang. Hal-hal tersebut hanya akan memperburuk situasi dan merusak hubungan dengan orang lain.
Sebaliknya, cobalah untuk menyampaikan perasaan dengan sopan dan jelas. Gunakan kalimat "Saya" daripada "Anda". Misalnya, "Saya merasa kecewa karena Anda terlambat" daripada "Anda selalu terlambat dan tidak peduli dengan saya".
5. Dengarkan Sudut Pandang Orang Lain
Marah sering membuat seseorang sulit untuk mendengar atau memahami sudut pandang orang lain. Padahal, mungkin ada kesalahpahaman atau kesalahan komunikasi yang menyebabkan konflik.
Cobalah untuk mendengarkan dengan empati dan bersikap terbuka terhadap pendapat atau alasan orang lain. Jangan langsung menyalahkan atau menyerang.
Baca juga: 10 Perbedaan Iri dan Cemburu beserta Dampaknya
Itulah beberapa cara marah yang dewasa agar tidak merugikan diri sendiri dan juga orang lain. (WWN)
