Konten dari Pengguna

5 Cara Mengatasi Daddy Issues beserta Ciri-cirinya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengatasi daddy issues. Foto: Kyle Broad/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengatasi daddy issues. Foto: Kyle Broad/Unsplash

Cara mengatasi daddy issues terlihat mudah, tetapi pada praktiknya cukup sulit. Hal ini karena seseorang dituntut untuk bisa berdamai dengan masa lalu dan memaafkan sosok ayah. Kendati tak mudah, harus tetap berusaha melakukannya agar bisa terbebas dari daddy issues.

Inilah cara mengatasi daddy issues lengkap dengan ciri-cirinya yang perlu diketahui.

Cara Mengatasi Daddy Issues dan Ciri-cirinya

Ilustrasi cara mengatasi daddy issues. Foto: Akshay Paatil/Unsplash

Dalam situs siloamhospitals.com, diulas bahwa daddy issues merupakan kondisi psikologis di mana seseorang kerap merasa kesepian dan memerlukan orang lain untuk selalu berada di sampingnya.

Berikut beberapa cara mengatasi daddy issues yang efektif.

1. Mengenali Makna Hubungan Ayah dan Anak

Anak yang tidak memperoleh perhatian serta kasih sayang dari sang ayah cenderung memercayai bahwa mereka memang tak layak mendapatkannya. Umumnya, kondisi ini akan terus berlangsung sampai dewasa.

Oleh sebab itu, sebaiknya seseorang berusaha untuk mempelajari kembali makna hubungan dengan ayah. Bagaimana hubungan tersebut memengaruhi emosi dan mencari cara untuk menumbuhkan lagi kepercayaan pada ayah.

Berdamailah dengan masa lalu, maafkan ayah, cintai diri sendiri, fokuslah pada masa kini, dan coba perbaiki diri agar menjadi lebih baik.

2. Lebih Terbuka

Orang yang memiliki daddy issues kebanyakan hanya fokus kepada masalah kurangnya perhatian atau hilangnya sosok ayah. Padahal masih banyak laki-laki maupun orang lain yang peduli dan perhatian.

Ketahuilah bahwa setiap orang berhak bahagia. Alih-alih terus terkurung dalam daddy issues, cobalah untuk lebih terbuka dan memandang sebuah masalah dari berbagai sisi. Termasuk tidak menghakimi atau menyamakan sosok yang sedang dekat, memiliki kekurangan seperti ayah.

3. Meminta Nasihat Orang Terdekat

Mintalah nasihat orang terdekat yang dipercaya. Mereka tentu memiliki pandangan atau pendapat yang berbeda dan mungkin dapat diaplikasikan guna mengatasi permasalahan daddy issues.

4. Mengenali Apa yang Diinginkan dari Sebuah Hubungan

Selanjutnya penting untuk mengenali apa yang kita inginkan dari sebuah hubungan. Sebut saja, hubungan seperti apa yang didambakan bersama pasangan atau apakah perlakuan yang diinginkan dari pasangan. Pertanyaan sederhana ini dapat membantu dalam mengenali diri sendiri dan perlahan terlepas dari daddy issues.

5. Meminta Bantuan Profesional

Tatkala merasa buntu atau tidak mendapatkan solusi dari permasalahan daddy issues, tidak ada salahnya meminta bantuan profesional seperti psikolog. Ini merupakan langkah paling tepat, sebab psikolog dapat membantu juga dalam mengatur emosi.

Selanjutnya, ciri-ciri daddy issues pada seseorang dapat dengan mudah dikenali dari perilakunya.

Orang yang mengidap daddy issues biasanya akan memiliki ketertarikan kepada orang yang lebih tua, haus perhatian serta kepastian, cenderung berperilaku posesif pada pasangan, mudah kesepian, dan memiliki kepercayaan diri yang rendah.

Demikian cara mengatasi daddy issues beserta ciri-cirinya yang perlu diketahui. Kendati bukan termasuk gangguan mental, keberadaannya bisa mengganggu kehidupan seseorang. (DN)