5 Cara Menghadapi Orang Keras Kepala agar Tidak Timbul Konflik

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghadapi orang keras kepala perlu diketahui oleh semua orang. Apalagi keberadaan orang keras kepala akan selalu ditemui di mana saja dan kapan saja juga dalam situasi apa saja.
Komunikasi yang tepat merupakan kunci menghadapi orang keras kepala. Berikut adalah cara menghadapi orang keras kepala agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.
Cara Menghadapi Orang Keras Kepala
Keras kepala adalah buah dari pikiran negatif, yaitu egoisme, di mana seseorang akan merasa benar sendiri dan sombong. Sedangkan, mengalah adalah pekerjaan orang bodoh yang pantang untuk dilakukan bagi orang keras kepala.
Orang yang keras kepala akan pantang mengucap kata maaf yang dapat melukai harga dirinya. Hal itu bahkan bisa menghancurkan sebuah hubungan yang sudah terjalin.
Berikut adalah beberapa cara menghadapi orang keras kepala berdasarkan buku Bagaimana Menghancurkan Pikiran Negatif dan Menjadi Pribadi Positif & Bahagia karya Denieda Fanun.
1. Berempati
Pahami dengan benar bahwa orang keras kepala memiliki pola pikir yang berbeda. Empati dapat menimbulkan kelembutan dalam pemikiran dan sikap.
Kita perlu bicara dengan sabar juga tenang agar si keras kepala juga bisa mengikuti pola komunikasi yang telah dibangun.
2. Bersikap Tegas
Ajukan sebuah pemikiran dan pendapat yang jelas dan padat. Bukan hanya berdasarkan asumsi, tetapi sudah didasari berbagai pertimbangan yang sesuai.
Orang yang keras kepala mungkin tidak akan mengiyakan segala ucapan dan selalu berusaha untuk membantah walau diam-diam dia juga memikirkan kebenaran yang terkandung di dalam ucapan tersebut.
3. Hindari Debat Kusir
Orang yang keras kepala tidak mudah menerima pendapat orang lain. Oleh karena itu, demi menjaga hubungan baik, lebih baik mengalah dan hindari debat yang tidak penting dan berkepanjangan.
4. Beri Humor
Sisipkan humor saat situasi mulai terasa tegang. Humor dapat mencairkan suasana dan juga membuat otak yang kaku menjadi lebih rileks. Humor juga bisa mencairkan emosi yang meledak demi mengembalikan situasi dan kondisi yang runyam.
5. Obrolan Positif
Menghadapi orang yang keras kepala membutuhkan obrolan yang positif. Temukan sisi positif darinya termasuk kemungkinan positif juga di masa depan.
Harapannya, pikiran positif itu dapat termanifestasi ke dalam perilaku sehingga pelan-pelan sikap keras kepala juga bisa berkurang.
Demikian adalah cara menghadapi orang keras kepala agar tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan. (SP)
