Konten dari Pengguna

5 Cara Menghadapi Pasangan yang Keras Kepala dengan Efektif

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghadapi pasangan yang keras kepala. Sumber: Pixabay/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghadapi pasangan yang keras kepala. Sumber: Pixabay/pexels.com

Memiliki pasangan yang keras kepala termasuk sebuah ujian kesabaran. Itulah sebabnya, setiap orang perlu memahami cara menghadapi pasangan yang keras kepala agar tidak terjadi pertengkaran. Loo dan Hirst dalam Recalcitrant or Keras Kepala? A Cross-Cultural Study of How Malaysian and Australian Press Covered the Keating-Mahathir Spat juga menegaskan bahwa keras kepala adalah sifat seseorang yang sulit diatur. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara menghadapi pasangan yang keras kepala, baca artikel ini sampai habis.

Cara Menghadapi Pasangan yang Keras Kepala

Ilustrasi cara menghadapi pasangan yang keras kepala. Sumber: Andrea Piacquadio/pexels.com

Keras kepala adalah sifat seseorang yang sulit diatur dan terlalu teguh dengan pendiriannya sendiri. Hal ini bisa merugikan diri sendiri, lantaran seseorang bisa saja memutuskan suatu hal yang salah karena tidak mendengarkan saran orang lain. Adapun beberapa cara menghadapi pasangan yang keras kepala, yaitu.

1. Menenangkan Diri Terlebih Dahulu

Salah satu cara menghadapi pasangan yang keras kepala adalah dengan menenangkan diri terlebih dahulu. Sebab, perilaku mereka bisa saja membuat kesal dan marah. Untuk itu, demi mencegah terjadinya konflik dalam hubungan, sebaiknya tenangkan diri terlebih dahulu dengan menarik napas dalam-dalam, lalu mengembuskannya kembali.

2. Memilih Waktu yang Tepat

Cara menghadapi pasangan yang keras kepala selanjutnya adalah dengan memilih waktu yang tepat untuk berbicara kepada pasangan. Sebaiknya, hindari waktu-waktu menegangkan, seperti sepulang kerja atau di penghujung hari, sebab seseorang menjadi rentan emosi. Untuk itu, pilih momen ketika mereka sedang memiliki suasana hati baik dan tenang agar tidak menimbulkan kemarahan.

3. Memberikan Pujian

Cara menghadapi pasangan yang keras kepala berikutnya adalah dengan memberikan pujian dan apresiasi untuk setiap pencapaian serta egonya. Misalnya saat membahas pengelolaan uang bulanan, Anda bisa memberikan pujian tentang usaha kerasnya dalam mencari uang dan mengatur semuanya. Dengan begitu, pasangan mungkin bisa diajak berkompromi.

4. Tak Ragu Menyatakan Cinta

Cara menghadapi pasangan yang keras kepala juga bisa dilakukan dengan berani menyatakan cinta kepada pasangan. Hal ini akan membantu membangun suasana hati yang baik. Dengan begitu, pasangan akan bisa diajak diskusi dengan baik tanpa mementingkan egonya sendiri.

5. Berempati

Cara menghadapi pasangan yang keras kepala terakhir adalah dengan berempati kepadanya. Berempati bisa dilakukan dalam bentuk apa saja. Misalnya adalah dengan menyempatkan waktu untuk mendengar keluh kesah dan berusaha memahami sudut pandangnya. Dengan memahami dirinya, sifat keras kepalanya cenderung bisa sedikit berkurang. Demikian sederet informasi mengenai cara menghadapi pasangan yang keras kepala dengan efektif. [ENF]