Konten dari Pengguna

5 Cara Menghilangkan Trauma Ketakutan agar Kembali Hidup Normal

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghilangkan trauma ketakutan. Foto: pat- -/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghilangkan trauma ketakutan. Foto: pat- -/Unsplash

Cara menghilangkan trauma ketakutan diawali dengan mengalihkan pikiran negatif menjadi lebih positif, tidak menyangkal trauma atau ketakutan yang dirasakan, hingga terus berusaha menghadapi rasa takut.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang cara menghilangkan trauma ketakutan, simak penjelasan berikut ini.

Kenali Cara Menghilangkan Trauma Ketakutan

Ilustrasi cara menghilangkan trauma ketakutan. Foto: Zhu Liang/Unsplash

Dalam situs American Psychological Association, apa.org, trauma bisa dikatakan sebagai respons emosional terhadap berbagai kejadian mengerikan seperti bencana alam, kejahatan, kekerasan fisik, perundungan, kecelakaan, dan sebagainya.

Bila tidak mendapatkan penanganan tepat, trauma akan terus dialami sepanjang hidup. Ini menjadikan seseorang tertekan dari sisi psikologis. Hal tersebut karena mereka yang memiliki trauma cenderung merasakan ketakutan atau kecemasan berlebih, stres, dan kerap menyalahkan diri sendiri.

Berikut cara menghilangkan trauma ketakutan:

1. Mengalihkan Pikiran Negatif

Alihkan pikiran negatif yang muncul. Buat diri sendiri sibuk dengan berbagai kegiatan atau aktivitas positif. Sebagai contoh, mencoba hobi baru, melakukan kegiatan sosial, atau menjadi bagian dari suatu komunitas. Pahami bahwa pemikiran negatif bisa berpengaruh buruk terhadap kehidupanmu.

2. Berusaha Menghadapi Rasa Takut

Kecemasan atau rasa takut akibat peristiwa traumatis adalah sesuatu yang wajar. Pastikan kadarnya tidak berlebihan hingga menurunkan produktivitas kerja. Jadilah sosok yang berani dan hadapi rasa takut. Jangan sampai peristiwa di masa lalu yang menimbulkan trauma, sebab hal itu justru menghalangi diri untuk maju.

3. Mengakui dan Bersikap Terbuka

Tidak perlu berpura-pura atau menyangkal masa lalu. Akui apabila hal tersebut memang pernah terjadi. Berusahalah untuk lebih mencintai diri sendiri, memaafkan kesalahan di masa lalu, dan tumbuhkan rasa percaya diri.

4. Lakukan Relaksasi

Menghilangkan trauma ketakutan berikutnya bisa dilakukan dengan relaksasi seperti meditasi atau yoga. Pusatkan pikiran, perasaan, dan konsentrasi terhadap hal-hal positif. Dengan demikian, pribadi seseorang akan lebih positif, berani, serta mampu menjalani hidup lebih bahagia.

5. Bercerita pada Orang Lain

Bila merasa tak sanggup memikul beban seorang diri, carilah teman atau orang yang bisa dipercaya sebagai tempat bercerita. Menceritakan ketakutan yang dirasakan bisa menjadikan hati lega dan tidak akan merasa sendiri.

Demikian beberapa cara menghilangkan trauma ketakutan. Rasa takut yang berlebihan akibat peristiwa traumatis sejatinya dapat hilang tanpa bantuan ahli. Dengan catatan, ada keinginan yang kuat dari diri sendiri untuk lepas atau bebas dari trauma. (DN)