Konten dari Pengguna

5 Cara Menyikapi Masa Pubertas Anak Perempuan, Orang Tua Wajib Tahu!

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyikapi masa pubertas anak perempuan. Sumber foto: pexels/George Dolgikh.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyikapi masa pubertas anak perempuan. Sumber foto: pexels/George Dolgikh.

Cara menyikapi masa pubertas anak perempuan merupakan pemahaman yang penting untuk diketahui setiap orang tua.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dijadikan sebagai referensi untuk menyikapi masa pubertas anak perempuan.

Cara Menyikapi Masa Pubertas Anak Perempuan

Ilustrasi cara menyikapi masa pubertas remaja perempuan. Sumber foto: pexels/Yaroslav Shuraev.

Dikutip dalam buku Pengantar Psikologi untuk Kebidanan, karya Herri Zan Pieter, dkk, pada masa pubertas anak biasanya dikenal sebagai remaja muda. Pada fase ini, anak mulai matang secara seksualitas.

Oleh karena itu, perhatian dan pendampingan orang tua dalam menemani masa pubertas anak adalah hal yang sangat penting. Tujuannya supaya anak tidak salah langkah dalam bersikap.

Berikut adalah beberapa cara menyikapi masa pubertas anak perempuan yang wajib diketahui.

1. Menjadi Pendengar yang Baik

Anak yang memasuki masa pubertas mengalami banyak perubahan yang menurutnya asing. Karena hal tersebut sangat memengaruhi pola berfikirnya. Tidak heran jika pada masa ini, anak-anak banyak melontarkan tentang perasaan atau hal-hal yang baru muncul dan baru dialami olehnya.

Sebagai orang tua, menyiapkan jawaban tepat dengan bahasa dan penjelasan yang mudah dipahami oleh mereka adalah kunci utama. Dengan begitu, anak akan merasa dirinya leih mudah dipahami.

2. Mengajarkan Anak Menjaga Kebersihan Diri

Pada masa pubertas kelenjar keringat akan bekerja sangat keras untuk menghasilkan minyak. Hal inilah yang kemudian membuat anak cenderung bau badan dan mengeluarkan banyak keringat.

Untuk mengatasinya, bantulah ia agar mandi rutin setiap sehari dua kali atau setelah melakukan aktivitas-aktivitas yang memproduksi keringat.

3. Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi

Untuk menjaga organ reproduksi, ajarkan anak agar rutin mengganti celana dalam minimal dua kali sehari. Ketika menstruasi, diberikan pengarahan agar lebih sering mengganti pembalut. Jika tidak serimg-sering dibersihkan, akan membuat area vital terasa gatal dan bau.

Pada awal menstruasi, biasanya anak akan merasa risih dan tidak nyaman tentang apa yang sedang dialaminya. Untuk itu, berilah ia penjelasan mengenai kondisinya tersebut.

4. Memberikan Pemahaman tentang Masalah Jerawat

Perubahan yang dialami ketika menginjak remaja atau pubertas adalah munculnya jerawat yang besar di area wajah. Selain menggangu penampilan, jerawat juga menimbulkan rasa nyeri yang cukup menyakitkan.

Penyebab jerawat tersebut dikarenakan adanya peningkatan produksi keringat pada tumbuh.

5. Mengajarkan Anak untuk Menerima Perubahan Fisik

Banyak perubahan-perubahan fisik yang dialami remaja perempuan ketika menginjak masa pubertas, sepert payudara membesar dan pinggul mulai lebar. Perubahan baru ini terkadang membuat anak merasa aneh dengan dirinya.

Supaya anak tidak kaget dan dapat menerima perubahan yang dialami, anak perlu diberikan pemahaman bahwa perubahan tersebut dikarenakan hormonal dan itu adalah hal yang normal terjadi.

Itulah lima poin mengenai cara menyikapi masa pubertas anak perempuan yang perlu diketahui orang tua. (DAI)