Konten dari Pengguna

5 Ciri-ciri Anak Depresi Karena Orang Tua yang Penting Dikenali

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri anak depresi karena orang tua. Foto: Chinh Le Duc/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri anak depresi karena orang tua. Foto: Chinh Le Duc/Unsplash

Ciri-ciri anak depresi karena orang tua antara lain suasana hati memburuk, enggan melakukan aktivitas yang mulanya disukai, merasa tak berharga, kepercayaan diri menurun, dan menarik diri dari lingkungan.

Mari simak penjelasan tentang ciri-ciri anak depresi karena orang tua lewat ulasan berikut.

Mengenal Ciri-ciri Anak Depresi Karena Orang Tua

Ilustrasi ciri-ciri anak depresi karena orang tua. Foto: Caleb Woods/Unsplash

Depresi termasuk gangguan kesehatan mental yang dapat memengaruhi cara berpikir, perasaan, hingga cara seseorang dalam bertindak. Tanda umum dari depresi yaitu perasaan sedih berkepanjangan dan hilang minat pada aktivitas yang biasa dilakukan dengan senang.

Melansir situs Ciputra Hospital, ciputrahospital.com, anak-anak dari orang tua yang depresi cenderung akan ikut mengalami depresi dan kesulitan mencapai prestasi akademis. Bukan hanya itu, anak perempuan pun disebut-sebut lebih rentan mengalami depresi daripada anak laki-laki.

Lalu, seperti apa ciri-ciri anak depresi karena orang tua? Berikut penjelasannya yang penting untuk diketahui.

1. Suasana Hati Memburuk

Suasana hati anak yang depresi akan memburuk. Mereka sering terlihat kesepian, cepat marah, sedih, dan mudah menangis. Bukan hanya itu, anak juga cenderung gampang mengamuk dan tantrum dibanding sebelumnya. Kondisi ini umumnya dapat berlangsung hingga berbulan-bulan.

2. Merasa tidak Berharga

Depresi membuat anak merasa tidak berharga dan kurang percaya diri. Mereka beranggapan bahwa apapun yang dilakukan tidak akan ada artinya. Sebagai contoh, anak merasa tertekan karena orang tua menuntut agar selalu mendapatkan nilai bagus. Kemudian, saat target tidak tercapai, orang tua bakal menyalahkan anak dan membuat mereka merasa minder.

3. Menarik Diri dari Lingkungan

Menarik diri dari lingkungan sosial menjadi ciri-ciri anak depresi selanjutnya. Mereka umumnya enggan bersosialisasi, menjadi tertutup, dan memilih untuk menyendiri.

4. Kehilangan Minat pada Aktivitas yang Disukai

Anak yang mengalami depresi bakal kehilangan minat untuk melakukan berbagai hal yang disukai. Tidak ada semangat lagi untuk beraktivitas dengan bahagia sebab merasa upayanya tak dihargai dan sia-sia belaka.

Si kecil yang depresi juga tak akan bisa lagi menikmati waktu bermain dan hal-hal menyenangkan lain yang sebelumnya mereka nikmati.

5. Perubahan Pola Makan dan Tidur

Perubahan pola makan serta tidur pun termasuk tanda-tanda khas dari anak yang depresi. Sebagian juga merasa tak ingin makan atau justru mengonsumsi makanan berlebihan.

Demikian ciri-ciri anak depresi karena orang tua yang penting dikenali. Kondisi ini harus segera ditangani sehingga tidak terus memburuk dan memicu munculnya keinginan untuk mengakhiri hidup. (DN)