5 Ciri Emotional Numbness yang Wajib Diperhatikan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berbagai ciri emotional numbness sering kali tidak langsung terlihat karena dapat tersembunyi dalam kebiasaan dan interaksi sehari-hari yang mungkin dianggap biasa.
Hal ini bisa tercermin dalam sikap yang terlihat keengganan untuk terlibat secara emosional dalam situasi yang seharusnya memicu reaksi perasaan.
Simak pembahasan mengenai pengertian dan ciri emotional numbness dalam ulasan berikut ini.
Pengertian Emotional Numbness
Mengutip buku Healing Emotional Wounds karya David G. Benner, emotional numbness dijelaskan sebagai perasaan kehilangan harapan dan kosong, baik secara fisik maupun emosional.
Seperti namanya, emotional numbness berarti mematikan semua emosi. Tahap ini juga cenderung melibatkan isolasi sosial dan menimbulkan rasa keterasingan.
Orang yang mengalami kondisi ini akan mengalami anhedonia, merasa terisolasi, cenderung menyendiri, lebih rentan terhadap perasaan kesepian, dan bahkan dapat merasa tidak memiliki prospek masa depan atau harapan untuk melanjutkan hidup.
Ciri Emotional Numbness
Emotional numbness sering kali tersembunyi di balik pola-pola hidup yang mungkin kerap diabaikan.
Berikut ini adalah beberapa ciri emotional numbness yang perlu diketahui.
1. Merasa Terasing dari Lingkungan Sekitar
Seseorang yang mengalami emotional numbness kerap merasa seperti tidak dapat terhubung lagi dengan orang-orang di sekitarnya.
Perasaan terasing ini bisa muncul tanpa alasan yang jelas dan membuat seseroang menarik diri dari interaksi sosial.
2. Merasa Datar dalam Menjalani Hidup
Ketika emosi terasa mati atau hampa, kehidupan sehari-hari akan terasa monoton dan datar. Di mana tidak ada lagi perasaan gembira yang tulus atau kesedihan mendalam.
3. Memiliki Krisis Identitas
Emotional numbness sering kali berhubungan dengan kebingungan akan identitas diri.
Orang tersebut mungkin kehilangan pandangan akan siapa ia sebenarnya, apa yang ia inginkan, atau bahkan apa yang penting baginya.
4. Kehilangan Semangat
Ketika emosi terhambat, semangat untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dinikmati bisa hilang. Hobi yang dulu memberikan kegembiraan atau tujuan hidup jadi tidak lagi terasa bermakna.
5. Pikiran dan Perasaan yang Tidak Sejalan
Perasaan yang terhambat bisa berdampak pada keseimbangan antara pikiran dan perasaan. Seseorang mungkin merasa sulit untuk menyelaraskan apa yang mereka rasakan dengan apa yang mereka pikirkan.
Mengenali ciri-ciri emotional numbness adalah langkah awal yang penting dalam mengatasi kondisi ini.
Dengan menyadari tanda-tanda ini, setiap orang dapat menemukan langkah terbaik untuk mengatasinya. Bagaimanapun, pengalaman emosional yang sehat adalah bagian penting dari kehidupan yang memuaskan. (AZS)
