5 Contoh Dark Psychology yang Jarang Disadari Banyak Orang

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu contoh dark psychology dalam kehidupan manusia adalah love bombing. Love bombing termasuk dark psychology karena memiliki unsur manipulasi yang diawali oleh menghujani pasangan dengan kasih sayang secara berlebihan.
Selain love bombing, masih banyak contoh dari dark psychology yang dapat muncul dalam kehidupan manusia. Hal itu dapat terjadi karena sebenarnya dark psychology merupakan tindakan memengaruhi dan setiap manusia bisa saja melakukan tindakan memengaruhi.
Simak pembahasan mengenai contoh dark psychology beserta definisinya dalam ulasan berikut ini.
Sekilas tentang Dark Psychology
Dark psychology merupakan istilah yang kerap muncul secara beriringan dengan psikologi persuasi. Secara umum, dark psychology memang merupakan bentuk persuasi atau tindakan memengaruhi. Namun, dark psychology berbeda dengan psikologi persuasi.
Mengutip dari buku Dark Psychology karya Carter (2022: 11), psikologi persuasi menggunakan trik psikologi untuk memengarui orang lain, tetapi tidak memanipulasi.
Berbeda dengan persuasi, dark psychology adalah alat manipulasi yang dalam banyak kasus merugikan target. Jadi, dark psychology merupakan tindakan memengaruhi yang memanipulasi serta kerap merugikan target (orang lain).
5 Contoh Dark Psychology yang Perlu Diketahui
Dark psychology dapat terjadi dalam kehidupan manusia, tetapi jarang orang yang menyadarinya.
Berikut adalah lima contoh dark psychology yang perlu diketahui dan diwaspadai.
1. Love Bombing
Love bombing merupakan perilaku menghujani pasangan dengan cinta secara berlebihan sehingga pasangan merasa sangat disayangi. Orang yang menerima perlakuan love bombing biasanya jarang menyadari hal itu.
Padahal seiring dengan berjalannya waktu, tindakan manipulasi seperti itu akan menjadi bom bagi hubungan. Misalnya, memicu sikap posesif dari pelaku love bombing hingga kekerasan dalam hubungan.
2. Psikologi Terbalik
Mengutip dari buku Psikologi 101 – Cara Mengontrol, Mempengaruhi, Memanipulasi, dan Membujuk Siapapun karya Anthony Kane, psikologi terbalik adalah teknik persuasi ketika seorang pembicara menggunakan perilaku yang berlawanan dengan perubahan yang diinginkannya.
Seseorang yang melakukan hal itu biasanya akan mengatakan hal yang bertentangan dengan niat asli. Jadi, orang tersebut akan memanipulasi kalimat saat mengarahkan orang lain untuk melakukan suatu hal.
3. Manipulasi Emosional
Contoh lain dari dark psychology adalah tindakan manipulasi emosional. Manipulasi tersebut dapat terjadi karena berbagai macam maksud, antara lain:
Memanipulasi orang lain untuk mendapatkan simpati;
Menakuti orang lain supaya tidak melakukan atau melakukan tindakan tertentu;
Memutarbalikan fakta; atau
Mengarang-ngarang fakta.
4. Gaslighting
Gaslighting juga bisa termasuk dark psychology karena memanipulasi orang lain agar orang tersebut mempertanyakan kenyataan. Tindakan manipulasi seperti itu sering kali membuat korban menjadi ragu terhadap pikiran, perasaan, bahkan ingatannya.
5. Pembatasan
Contoh kelima adalah pembatasan. Pembatasan dapat menjadi dark psychology saat pelaku berusaha membatasi pilihan korban sehingga korban seolah tak memiliki pilihan atau hanya bisa memilih satu pilihan.
Kondisi tersebut tentu merugikan bagi korban sebab korban menjadi sulit dalam mengambil keputusan. Misalnya, pasangan bertindak tidak ingin putus setelah melakukan kekerasan dengan berkata dirinya khilaf, trauma, dan sebagainya.
Demikian pembahasan mengenai pengertian dan contoh dark psychology. (AA)
