5 Contoh Feminine Energy dalam Hubungan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh feminine energy dalam hubungan ditunjukkan dari sikap pasangan yang saling menyayangi dan menghargai. Bukan hanya itu, energi feminin juga tampak dari perilaku yang penuh empati.
Berikut contoh feminine energy dalam hubungan yang kerap dijumpai dalam keseharian.
Apa Itu Feminine Energy?
Jika ingin diperlakukan lembut oleh pasangan, kita pun harus menunjukkan sikap serupa. Seperti apa perilaku kita, itulah yang akan didapatkan dari pasangan.
Termasuk saat ingin diperlakukan layaknya seorang ratu, maka perlu mengaktifkan feminine energy dalam diri.
Feminine energy dapat diartikan penuh kasih sayang, berempati, bersikap baik, sabar, serta mampu mengendalikan emosi. Selain itu, energi feminin pun berhubungan dengan kreativitas serta intuisi.
Melansir uinsaid.ac.id, setiap manusia terlahir memiliki energi feminin dan maskulin yang dilambangkan dengan simbol hitam serta putih.
Energi feminin dibentuk oleh intuisi, apa adanya, bersifat pasif, serta berorientasi untuk menerima dan membiarkan. Bisa dikatakan bahwa feminine energy telah menjadi kodrat seorang perempuan.
Ciri-ciri orang dengan energi feminin dominan, antara lain:
Mencintai diri sendiri.
Bisa menenangkan diri.
Memiliki rasa empati.
Dapat menemukan inspirasi kreatif.
Mengutamakan perasaan.
Kemampuan komunikasi yang baik.
Naluri kuat.
Multitasking.
Contoh Feminine Energy dalam Hubungan
Apa saja contoh feminine energy dalam hubungan? Simak penjelasannya berikut ini.
1. Memberi Perhatian dan Kasih Sayang
Menunjukkan perhatian serta kasih sayang kepada pasangan merupakan contoh feminine energy dalam hubungan.
Tunjukkan sisi lembut dari diri sendiri. Kenali apa yang dibutuhkan pasangan, berikan kejutan, atau hadiah untuknya. Jalin komunikasi yang baik saat menjalani hubungan jarak jauh.
2. Berempati
Empati berarti berusaha merasakan apa yang dirasakan orang lain atau berusaha untuk menempatkan diri sendiri pada posisi orang lain. Dengan demikian, kita tidak akan mudah menilai atau menghakimi orang lain.
3. Mencintai Diri Sendiri
Mencintai pasangan bukan berarti lupa untuk mencintai diri sendiri. Ini karena sebelum menunjukkan perasaan cinta atau kasih sayang pada orang lain, sebaiknya cintai dulu diri sendiri.
Hargai diri sendiri, lakukan hal-hal menyenangkan, manjakan diri, serta asah terus kreativitas sehingga kian berkembang.
4. Mengandalkan Pasangan
Perempuan memang harus bersikap mandiri. Namun, sesekali tak ada salahnya untuk bermanja-manja dan mengandalkan pasangan. Tunjukkan bahwa kita membutuhkannya sehingga dia merasa lebih dihargai dan dianggap.
5. Menuruti Ucapan Pasangan
Dengarkan baik-baik nasihat pasangan, turuti ucapannya, dan jadilah penurut. Patuhi sarannya dan tidak perlu menentang. Hal ini dilakukan dengan catatan saran atau ucapan pasangan positif.
Contoh feminine energy dalam hubungan dapat diterapkan apabila ingin diperlakukan layaknya ratu. Pasangan akan dengan senang hati menunjukkan perhatian karena merasa kita juga melakukannya. (DN)
