Konten dari Pengguna

5 Contoh Playing Victim dalam Hubungan yang Perlu Diantisipasi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Playing Victim dalam Hubungan. Foto: dok. Unsplash/Marius Christensen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Playing Victim dalam Hubungan. Foto: dok. Unsplash/Marius Christensen

Contoh playing victim dalam hubungan merupakan hal-hal yang penting untuk diantisipasi. Hal tersebut karena orang-orang yang melakukan playing victim dalam hubungan dapat membahayakan kesehatan mental pasangan.

Salah satu contoh playing victim adalah pasangan yang selalu fokus pada masalah yang terjadi bukan solusinya. Sebelum mengetahui seperti apa contoh playing victim, penting untuk diketahui pengertian dari playing victim.

Pengertian Playing Victim

Ilustrasi Contoh Playing Victim dalam Hubungan. Foto: dok. Unsplash/Afif Ramdhasuma

Dikutip dari buku berjudul Victim Blaming in Rape Culture: Narasi Pemakluman Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus oleh Siti Nurbayani, ‎Sri Wahyuni (2023: 80), playing victim adalah sikap atau tindakan seseorang yang selalu memposisikan diri sebagai korban dalam segala situasi.

Pengertian playing victim juga dibahas dalam buku berjudul Toxic Relationship Free: Ketika Hubungan Meracuni Masa Depan, Apa yang Harus Dilakukan? oleh Christy MS (2022: 48) di mana playing victim diartukan sebagai sikap “bermain sebagai korban”.

Sikap playing victim ditunjukkan dengan tujuan untuk membuat pasangan merasa kasihan dan mengabaikan kesalahan yang telah diperbuatnya.

Contoh Playing Victim dalam Hubungan

Berikut ini adalah beberapa contoh playing victim yang dapat terjadi dalam hubungan.

1. Hanya Fokus pada Masalah yang Ada

Ketika suatu masalah terjadi dalam hubungan, pasangan yang playing victim akan cenderung fokus pada masalah yang terjadi, bukan solusi yang harus diambil.

Padahal, masalah yang terjadi dalam hubungan perlu diselesaikan dengan baik agar hubungan tetap berjalan dengan baik.

2. Membesarkan Masalah Kecil

Adanya masalah kecil yang menimbulkan konflik ringan merupakan hal yang wajar.

Namun, bagi pasangan yang memiliki sikap playing victim, mereka cenderung membesarkan penderitaan, kesulitan, atau kesusahan yang ada sehingga terlihat seolah-olah hanya dirinya yang menjadi korban.

3. Cenderung Merasa Tidak Berdaya

Ketika ada masalah dan konflik, mereka akan bersikap seolah-olah tidak memiliki kekuatan untuk mengubah situasi atau masalah yang terjadi. Hal ini tidak seharusnya dilakukan karena akan memperburuk kondisi hubungan.

4. Selalu Menganggap Disudutkan

Ketika orang lain memberikannya masukan atau saran yang baik, mereka akan merasa terancam dan disudutkan. Hal tersebut terus dilakukannya dan membuat dirinya seolah-olah korban dari tindakan yang dilakukannya.

5. Melakukan Manipulasi Emosional

Kondisi mental korban akan dimanipulasi sedemikian rupa agar pasangan merasa dirinya yang salah, bukan sebaliknya. Hal ini biasanya dilakukan seseorang untuk mengambil keuntungan tertentu.

Demikian pembahasan mengenai contoh playing victim dalam hubungan beserta pengertiannya. Semoga bermanfaat. (DAP)