Konten dari Pengguna

5 Contoh Stoicism dalam Kehidupan beserta Pengertiannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Stoicism. Foto: dok. Unsplash/Jodie Cook
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Stoicism. Foto: dok. Unsplash/Jodie Cook

Contoh stoicism atau stoikisme adalah hal-hal yang dapat dicoba untuk diterapkan dalam kehidupan. Pasalnya, filosofi stoicism ini dapat membuat kehidupan seseorang relatif lebih tenang.

Ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk menerapkan stoicism, salah satunya adalah dengan lebih banyak bersyukur. Selain contoh tersebut, terdapat beberapa contoh lainnya yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam menjalani hidup.

Pengertian dan Contoh Stoicism

Ilustrasi Contoh Stoicism. Foto: dok. Unsplash/Lala Azizli

Mengutip buku berjudul Jurus Ampuh Menghancurkan Mental Block dalam Dunia Sales yang disusun oleh Evi Susanti, S.T., M.M. (2023: 108), stoikisme adalah pemahaman agar manusia menciptakan kebahagiaan dalam hidupnya.

Dengan menerapkan stoikisme, seseorang dapat menjadi lebih tenang dalam menjalani kehidupan. Ada banyak sekali contoh penerapan stoicism dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini adalah beberapa contoh stoicism yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam menerapkan stoikisme dalam keseharian.

1. Mensyukuri Hal Kecil

Setiap rezeki dan kebaikan yang kita miliki hingga saat ini dapat menjadi suatu hal yang patut disyukuri. Misalnya saja, saat sedang kesulitan menyeberang jalan raya, ada seorang pejalan kaki yang membantu kita untuk menyeberang.

2. Menyadari Bahwa Tidak Semua Hal Berjalan Sesuai Kehendak

Saat menjalani keseharian, tak jarang kita menemukan rintangan yang ada di luar kendali, seperti cuaca, bencana, atau bahkan opini dari orang lain. Maka dari itu, kita perlu menyadari bahwa tidak semua dapat dikendalikan.

3. Menerima Semua yang Sudah Terjadi

Ketika ada suatu hal yang berjalan tidak sesuai rencana, tak jarang kita merasa resah dan terganggu. Seseorang yang menerapkan filosofi stoicism tidak akan merasa gundah saat menjumpai hal yang berjalan tidak sesuai dengan rencana.

4. Mencintai Diri Sendiri

Seseorang yang menerapkan filosofi stoicism akan relatif mencintai dirinya sendiri. Contoh ini membuktikan seseorang yang menerapkan stoicism akan menerima apa yang sudah dimilikinya, seperti warna kulit, tinggi badan, dan sebagainya.

5. Menyikapi Masalah dengan Tenang

Contoh lainnya, yaitu seseorang yang menerapkan stoicism akan menyikapi masalah dengan lebih tenang dan bijak.

Misalnya, seseorang mengalami hambatan saat pergi ke suatu tempat, ia akan lebih tenang dalam menghadapi masalah tersebut karena ada beberapa hal yang tidak dapat dikontrol oleh diri.

Sekian pembahasan tentang contoh stoicism beserta pengertiannya. Semoga bermanfaat. (DAP)