5 Dampak Broken Home saat Dewasa yang Harus Diwaspadai

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dipercaya terdapat berbagai dampak broken home saat dewasa yang tidak bisa disepelekan.
Dikutip dari buku Terapi Keluarga, broken home adalah istilah dimana suatu keluarga yang tidak harmonis sehingga harus mengalami perpecahan. Broken home terjadi karena orang tua bercerai, berpisah, maupun tidak tinggal bersama lagi.
Terjadinya broken home tentu memberi dampak bagi anak, bahkan sampai ia dewasa. Apa saja dampak tersebut?
Dampak Broken Home saat Dewasa yang Harus Diwaspadai
Berikut ini beberapa dampak broken home saat dewasa yang harus diwaspadai:
1. Tidak Layak Dicintai
Di usia dewasa, seseorang sudah matang untuk berpikir serta mengambil keputusan sendiri. Melihat rusaknya hubungan antara kedua orang tua akan menimbulkan perasaan ragu mengenai hubungan yang sia-sia.
Bahkan tak jarang, anak yang broken home akan merasa tidak layak untuk dicintai siapapun karena kurangnya kasih sayang dari kedua orangtuanya.
2. Hilangnya Kepercayaan
Dampak broken home saat dewasa berikutnya adalah hilangnya rasa percaya terhadap lawan jenis. Hal ini terjadi karena sering melihat konflik yang terjadi antara orang tuanya. Bahkan mereka akan memberi cap bahwa semua lawan jenisnya mempunyai sifat yang sama seperti orang tuanya.
3. Kehilangan Tujuan
Pada umumnya, orang ingin membina keluarga terutama apabila sudah mempunyai karier yang membanggakan. Namun bagi seseorang dengan trauma broken home, berkeluarga merupakan hal yang mengerikan.
Pasalnya, ia akan selalu terbayang dengan kegagalan orang tua dalam membangun rumah tangga.
4. Takut Berkomitmen
Melihat hubungan orang tuanya yang gagal akan membuat sang anak merasa takut berkomitmen sampai menikah. Tentunya hal ini berbahaya, terutama ketika usia anak sudah memasuki fase dewasa dan dihadapkan dengan pernikahan.
Namun dengan melihat kandasnya hubungan kedua orang tua menimbulkan keraguan tersendiri. Ia merasa takut berkomitmen dan menikah akibat trauma yang tersimpan selama bertahun-tahun lamanya.
5. Meragukan Cinta
Dampak broken home saat dewasa berikutnya adalah meragukan adanya cinta sejati. Anak yang melihat orang tuanya sudah membangun rumah tangga selama puluhan tahun tentu menganggap hal tersebut sesuatu yang istimewa dan diidamkan.
Sayangnya, ketika perceraian itu terjadi, anak akan meragukan adanya cinta sejati. Bahkan saat dewasa ia menjadi tidak yakin apakah seseorang akan mencintainya seumur hidup atau akan mengalami kegagalan.
Nah, itu dia sekilas pembahasan mengenai dampak broken home saat dewasa yang harus diwaspadai. (LAU)
