Konten dari Pengguna

5 Ide Sensory Play 2 Tahun untuk Aktivitas Seru Bersama Anak

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ide Sensory Play 2 Tahun. Sumber: Pexels.com/cottonbro studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ide Sensory Play 2 Tahun. Sumber: Pexels.com/cottonbro studio

Contoh ide sensory play 2 tahun adalah memindahkan air dengan spons. Orang tua dapat menyiapkan dua wadah penampung air, satu terisi air dan satu kosong.

Kemudian, anak memindahkan air dari wadah berisi ke wadah yang kosong dengan spons. Selain memindahkan air, orang tua juga dapat memilih aktivitas sensori lain yang seru untuk anak. Misalnya menempel stiker, main agar-agar, atau main dough.

5 Ide Sensory Play 2 Tahun

Ilustrasi Ide Sensory Play 2 Tahun. Sumber: Pexels.com/cottonbro studio

Permainan sensoris atau sensory play merupakan salah satu aktivitas penting bagi anak usia 2 tahun. Mengutip dari buku Happy Little Soul karya Palupi (2017: 118), sensory play adalah permainan yang melatih dan menggunakan satu indra atau lebih.

Anak usia 2 tahun merupakan masa-masa golden age, yakni tahap pertumbuhan dan perkembangan paling penting bagi anak. Oleh karena itu, orang tua perlu mengoptimalkannya dengan cara memberi stimulasi.

Guna membantu orang tua dalam memberi stimulasi anak di masa golden age-nya, berikut lima ide sensory play 2 tahun yang mudah untuk dilakukan bersama buah hati.

1. Memindahkan Air dengan Spons

Ide pertama adalah memindahkan air dengan spons. Orang tua dapat menyiapkan dua wadah berwarna untuk menarik perhatian anak.

Kemudian, salah satu wadah diisi dengan air dan satu lagi dibiarkan kosong. Orang tua dapat menjelaskan cara memindahkan air kepada anak, yakni meremas spons di wadah berisi air kemudian, memeras air di spons pada wadah yang kosong.

2. Main Agar-agar

Main agar-agar juga termasuk ide permainan sensoris yang mudah. Orang tua dapat membuat agar-agar dan menyelipkan beberapa mainan dalam agar-agar.

Ketika agar-agar sudah dingin dan padat, orang tua dapat mengajak anak mengambil mainan yang ‘terjebak’ di dalam agar-agar. Aktivitas ini juga dapat diselipkan imajinasi bahwa anak sedang melakukan penyelamatan terhadap mainan yang terjebak.

3. Membaca Buku Cerita

Membaca buku cerita juga dapat melatih sensoris anak, terutama pendengaran dan penglihatan. Oleh karena itu, orang tua dapat mencoba melakukan gaya bercerita yang seru sesuai dengan tokoh yang diceritakan.

Selain itu, orang tua juga dapat memberikan kesempatan kepada anak bila dirinya ingin bertanya. Jadi, selain mendengar cerita, anak pun dapat berlatih untuk berinteraksi.

4. Menempel Stiker

Ide keempat adalah menempel stiker. Orang tua dapat menyediakan stiker dan buku untuk tempat anak menempelkannya.

Aktivitas melepas stiker dan menempelkannya dapat melatih motorik anak. Sembari menempel stiker, orang tua juga dapat berinteraksi dengan anak dengan menanyakan stiker yang dirinya tempel atau yang dirinya suka.

5. Main Dough

Ide kelima adalah main dough. Main dough dapat menjadi aktivitas sensoris yang menyenangkan karena anak bisa belajar mengenal tekstur, warna, serta membuat bentuk.

Orang tua dapat membuat dough sendiri menggunakan tepung dan pewarna makanan untuk memastikan keamanan bahan. Jika hal itu terlalu merepotkan, dough yang aman bagi anak juga sudah banyak tersedia.

Demikian dapat diketahui bahwa ada berbagai macam ide sensory play 2 tahun. Orang tua dapat memilih aktivitas yang paling sesuai dengan mood anak saat itu supaya anak nyaman dan senang saat bermain sensoris. (AA)