5 Penyebab Hypophrenia saat Seseorang Menangis tanpa Alasan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hypophrenia adalah kondisi seseorang ketika sedih dan menangis tanpa alasan yang jelas. Adapun salah satu penyebab hypoprenia adalah akibat stres maupun depresi.
Selain itu, menurut Quang-ming dan Rui dalam Journal of Acupuncture and Tuina Science, hypophrenia juga bisa terjadi karena seseorang mengalami gangguan kecemasan.
Untuk mengetahui beberapa penyebab hypophrenia, baca artikel ini sampai habis.
Penyebab Hypophrenia
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, hypophrenia adalah perasaan emosional manusia dalam merespons sesuatu dengan bersedih secara berlebihan dan tanpa alasan.
Adapun beberapa penyebab hypophrenia adalah:
1. Stres atau Depresi
Salah satu penyebab hypophrenia adalah seseorang mengalami stres berlebihan depresi. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa hal, seperti tekanan akibat pekerjaan atau lingkungan sosial. Alhasil, kamu bisa mengalami kecemasan dan kesedihan secara tiba-tiba.
2. Gangguan Kecemasan
Penyebab hypophrenia selanjutnya adalah karena gangguan kecemasan. Hal ini bisa membuat pikiran menjadi fokus dengan satu masalah secara terus-menerus.
Bukan hanya itu, seseorang yang mengalami gangguan kecemasan umumnya tidak dapat tidur dengan nyenyak dan bisa membuatmu menangis tanpa alasan.
3. Organic Brain Syndrome
Penyebab hypophrenia lainnya adalah mengalami Organic Brain Syndrome (OBS). Masalah ini adalah gangguan fisik yang menyebabkan fungsi mental mengalami penurunan.
Biasanya, OBS menyerang para manula dan bisa menyebabkan perubahan gangguan mental, termasuk menangis tanpa alasan.
4. Premenstruasi Syndrome
Penyebab hypophrenia selanjutnya adalah Premenstruasi Syndrome (PMS). Kondisi ini terjadi pada wanita sebelum memasuki masa menstruasi.
Pasalnya, pada masa ini, wanita mengalami perubahan hormon yang bisa memengaruhi suasana hati dan emosional, termasuk munculnya kesedihan secara berlebihan.
Bukan hanya itu, wanita di masa PMS juga akan mengalami nyeri pada pinggul dan perut, kram perut, sakit kepala, hingga kembung.
5. PTSD
Penyebab hypophrenia yang terakhir adalah PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder. Kondisi mental ini terjadi ketika penderitanya mengalami serangan panik akibat trauma masa lalu.
PTSD umumnya lebih banyak menyerang wanita daripada pria. Pasalnya, wanita cenderung sensitif terhadap perubahan, sehingga perubahan emosionalnya akan terjadi lebih intens.
Demikian beberapa informasi seputar penyebab hypophrenia yang perlu diketahui. [ENF]
