Konten dari Pengguna

5 Penyebab Suami Sering Marah dan Berkata Kasar

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab suami sering marah dan berkata kasar, sumber foto: unsplash.com/Icons8 Team
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab suami sering marah dan berkata kasar, sumber foto: unsplash.com/Icons8 Team

Ada beberapa penyebab suami sering marah dan berkata kasar kepada istri. Faktor tersebut bisa berasal dari dalam diri suami maupun dari lingkungan serta perilaku istri itu sendiri.

Suami yang sering marah hingga berkata kasar tentunya bukan hal yang menyenangkan bagi seorang istri. Karena perilaku tersebut akan membuat istri merasa tersakiti, takut dan bingung.

Penyebab Suami Sering Marah dan Berkata Kasar yang Wajib Diketahui Istri

Ilustrasi penyebab suami sering marah dan berkata kasar, sumber foto: unsplash.com/LinkedIn Sales Solutions

Pasangan suami istri pasti tidak akan luput dari pertengkaran, hal tersebut karena masing-masing memiliki pemikiran. Pertengkaran juga bisa disebabkan karena kondisi fisik dan emosional.

Dikutip dari buku 1000 Tips Mencapai Keluarga Bahagia karya Batsinah Al-Iraqi, (2017) untuk menghindari perpisahan maka pasangan harus menurunkan ego masing-masing.

Berbicara mengenai pertengkaran, ada beberapa penyebab suami sering marah dan berkata kasar, antara lain:

1. Stres

Pikiran yang penat dan stres berkepanjangan adalah penyebab pasangan marah yang paling umum. Tanpa disadari, amarah memiliki efek yang mirip seperti amfetamin dan analgesik, dua zat yang dapat meningkatkan energi dan menghilangkan rasa sakit.

Jadi, ketika suami merasa stres karena pekerjaan, keuangan, atau masalah lainnya, dia mungkin akan melepaskan amarahnya kepada istri sebagai cara untuk melegakan diri.

2. Trauma Emosional

Suami yang sering marah dan berkata kasar mungkin memiliki latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Mungkin dia pernah melihat ayahnya berlaku kasar kepada ibunya, atau bahkan pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Trauma emosional yang terpendam bisa membuat suami menjadi tidak percaya diri, tidak bisa berempati, dan tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan baik.

3. Masalah Kesehatan Mental

Suami yang sering marah dan berkata kasar juga bisa jadi mengalami masalah kesehatan mental, seperti depresi, gangguan kecemasan, atau gangguan kepribadian.

Masalah kesehatan mental ini bisa memengaruhi suasana hati, perilaku, dan cara berpikir suami. Suami yang depresi misalnya, mungkin akan merasa putus asa, tidak berharga, dan marah tanpa alasan yang jelas.

4. Egois

Suami yang egois adalah suami yang hanya berpikir soal dirinya sendiri. Dia tidak peduli dengan perasaan atau kebutuhan istri. Dia menganggap istri adalah miliknya dan harus tunduk pada kehendaknya.

Suami yang egois juga cenderung membenci istri karena tidak memberikan penghasilan atau menganggap istri adalah sumber masalah.

5. Pandangan Patriarkis

Suami yang memiliki pandangan patriarkis adalah suami yang berpikir bahwa wanita mempunyai status yang lebih rendah dari pria. Dia merasa berhak untuk memerintah, mengatur, atau bahkan menyakiti istri jika tidak menuruti kemauannya.

Baca juga: 5 Ide Me Time Berdua Suami Istri supaya Selalu Harmonis

Itulah beberapa penyebab suami sering marah dan berkata kasar yang perlu istri ketahui. Mengetahui penyebabnya bisa membantu untuk mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini. (WWN)