5 Pilihan Cara Mengatasi Attachment Issues yang Mengganggu Hubungan Sosial

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengatasi attachment issues merupakan pemahaman penting bagi manusia sebagai makhluk sosial. Pemahaman tersebut menjadi kian penting bagi orang yang memang mempunyai masalah keterikatan (attachment issues) saat menjalin hubungan sosial.
Wujud masalah keterikatan dalam kehidupan manusia sangat beragam. Beberapa contoh adalah keberadaan individu yang selalu perlu validasi, merasa cemas terhadap penolakan, dan/atau individu yang menghindari kedekatan emosional.
5 Cara Mengatasi Attachment Issues yang Mengganggu Hubungan Sosial
Manusia adalah makhluk sosial, tapi manusia juga dapat mengalami masalah dalam melakukan hubungan sosial. Masalah tersebut dapat terjadi karena banyak faktor, misalnya attachment issues.
Dikutip dari buku The Adoption Experience: Navigating The Emotional Rollercoaster, Aurora Brooks (2023), attachment issues (masalah keterikatan) dapat muncul karena berbagai alasan, seperti riwayat trauma, penempatan ganda, atau gangguan pada hubungan awal.
Masalah tersebut dapat membuat manusia mengalami kesulitan dalam membangun hubungan sehat dan langgeng, baik dengan teman maupun pasangan. Orang dengan masalah tersebut juga dapat mengalami masalah kecemasan dan gangguan kepribadian.
Walaupun demikian, manusia sebagai makhluk yang mampu berpikir dapat mencoba mengatasi masalah keterikatan. Berikut ini adalah lima cara mengatasi attachment issues yang umum.
1. Belajar Memiliki Kesadaran Diri
Kesadaran diri merupakan kunci utama untuk memahami kelebihan dan kekurangan diri, termasuk masalah yang terdapat di dalam diri. Orang dengan masalah keterikatan sosial perlu menyadari keberadaan masalah tersebut agar lebih mudah dalam mengatasinya.
2. Lakukan Konsultasi dengan Profesional
Konsultasi dengan profesional seperti psikolog juga penting untuk mengatasi masalah keterikatan. Konsultasi tersebut membantu seseorang memahami penyebab dan cara mengelola masalah tersebut dengan lebih baik.
Konsultasi dengan psikolog juga membantu orang dengan masalah keterikatan untuk mendapatkan terapi psikologis. Salah satu contoh adalah terapi perilaku kognitif.
3. Latihan untuk Meregulasi Emosi
Latihan untuk meregulasi emosi juga penting. Latihan tersebut membantu orang dengan masalah keterikatan untuk mengelola emosi cemas atau marah.
4. Menerima Diri Sendiri
Penerimaan terhadap diri sendiri juga penting. Selain itu, orang dengan masalah keterikatan juga perlu belajar menerima diri ketika ada masalah dalam menjalani hubungan.
5. Belajar Membangun Hubungan yang Aman
Cara kelima adalah belajar untuk membangun hubungan yang aman. Langkah tersebut dapat mencakup memilah orang yang dapat dipercaya serta berusaha membangun hubungan baik.
Baca juga: Ciri-Ciri Attachment Issues dan Pengertiannya yang Penting Diketahui
Cara mengatasi attachment issues dalam uraian di atas merupakan cara umum. Jika melakukan konsultasi dengan profesional, setiap orang memiliki peluang untuk dapat lebih memahami cara penanganan yang tepat. (AA)
