6 Cara Mengembangkan Social Awareness yang Penting Diketahui

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada berbagai cara mengembangkan social awareness yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dikutip dari buku Manajemen Kinerja Karyawan, kesadaran sosial adalah konstruksi hierarki multidimensi yang meliputi kepekaan sosial, wawasan sosial, dan komunikasi sosial.
Kemampuan social awareness atau kesadaran sosial sangat penting dimiliki setiap orang. Lantas, bagaimana cara mengembangkannya?
Pengertian Social Awareness
Social awareness atau kesadaran sosial merupakan kemampuan dalam membaca, memahami, serta menyadari apa yang tengah dialami orang maupun lingkungan di sekitarnya. Semakin tinggi kesadaran maka seseorang dapat bertindak dengan tepat dalam sebuah situasi.
Social awareness yang rendah sering kali membuat pola interaksi seseorang menjadi kurang adaptif, kesusahan berkomunikasi, menarik diri, sampai kurang peka terhadap orang lain maupun lingkungan sekitar.
Cara Mengembangkan Social Awareness
Berikut ini beberapa cara mengembangkan social awareness yang penting untuk diterapkan:
1. Menjadi Pendengar
Cara mengembangkan social awareness yang pertama adalah dengan menjadi seorang pendengar yang baik. Dengan memperhatikan apa saja yang dikatakan orang lain, maka kesadaran sosial akan semakin meningkat.
2. Empati
Empati merupakan kemampuan memahami isyarat nonverbal dari orang lain. Meskipun orang lain tidak berbicara, mereka tetap menunjukkan sinyal tertentu mengenai apa yang dirasakan. Baik melalui ekspresi wajah, nada suara, hingga bahasa tubuh.
3. Penyelarasan
Penyelarasan adalah kemampuan mendengarkan serta memperhatikan apa saja yang disampaikan orang lain serta fokus kepada lawan bicara. Terkadang, hal ini diabaikan oleh sebagian orang, padahal ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan social awareness.
4. Ketepatan Empatik
Cara mengembangkan social awareness yang berikutnya adalah dengan mempunyai ketepatan empatik. Ketepatan empatik sendiri merupakan kemampuan memahami perasaan dan pikiran orang lain meskipun tidak diungkapkan secara verbal.
5. Kognisi Sosial
Kognisi sosial merupakan kemampuan seseorang dalam memahami serta memilih apa saja yang tepat dilakukan dalam sebuah situasi. Kognisi sosial membantu seseorang dalam mendapatkan teman baru di lingkungan yang baru pula.
6. Gaya Komunikasi
Komunikasi merupakan proses pengiriman pesan dari satu pihak ke pihak lainnya. Untuk memperlancar proses komunikasi agar memiliki social awareness, maka sebaiknya gaya bicara disesuaikan dengan lawan bicara termasuk dalam penggunaan gaya bahasa.
Itulah sekilas pembahasan mengenai cara mengembangkan social awareness yang dapat diterapkan.(LAU)
