6 Cara Menjaga Kesehatan Mental Remaja pada Masa Pubertas

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjaga kesehatan mental remaja sangat penting dilakukan oleh orang tua. Salah satu cara menjaga kesehatan mental remaja pada masa pubertas adalah menemaninya saat ada masalah.
Dikutip dari situs IDAI, pada masa pubertas, remaja lebih rentan mengalami stres. Hal ini disebabkan oleh perubahan pada tubuh yang membuat suasana hatinya mudah berubah atau mengalami mood swing.
Selain itu, perubahan suasana hati juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, seperti kondisi keluarga, sekolah, hubungan pertemanan, atau bahkan kehidupan dunia maya.
Cara Menjaga Kesehatan Mental Remaja
Kondisi stres berkepanjangan yang tidak ditangani dengan benar bisa meningkatkan risiko remaja mengalami masalah pada kesehatan mentalnya.
Oleh sebab itu, orang tua harus tahu cara menjaga kesehatan mental remaja pada masa pubertas. Berikut ini penjelasannya seperti dikutip dari situs yankes.kemkes.go.id:
1. Perhatian Orangtua
Peran orang tua, seperti memberi perhatian dan kasih sayang kepada anak, bisa membuatnya merasa berharga. Anak yang tinggal di keluarga yang menyayanginya akan tumbuh menjadi remaja yang bahagia.
2. Masuk ke Kehidupan Anak
Kesibukan mengurus pekerjaan kantor dan rumah kerap membuat orang tua tidak punya waktu untuk masuk ke kehidupan anak. Padahal, kegiatan ini bisa membuat anak merasa diperhatikan.
Coba tunjukkan bahwa orang tua tertarik dengan apa yang terjadi pada kehidupan anak. Berikan pujian jika anak memiliki kegiatan yang positif dan berprestasi. Orang tua juga bisa memberikan saran yang membangun jika diperlukan.
3. Jadi Teman Curhat
Terkadang, orang tua harus memosisikan diri sebagai teman agar anak mau mengutarakan perasaannya dengan jujur. Dengan menjadi teman curhatnya, orang tua bisa mengetahui perasaan dan kondisi yang dialaminya.
4. Menemaninya Saat Ada Masalah
Ketika anak ada masalah, temani dia menyelesaikan masalahnya. Dukungan seperti ini membuat anak merasa tidak sendirian sekaligus mencegah anak menyelesaikan masalah dengan cara yang tidak baik.
5. Bicara pada Guru dan Temannya
Jika khawatir terhadap kondisi anak, orang tua bisa bertanya kepada guru atau teman dekatnya. Tanyakan apakah anak mengalami masalah di sekolah atau di lingkungan pergaulannya.
6. Ajak Beraktivitas Fisik
Berolahraga bisa menjaga kesehatan fisik maupun mental. Orang tua bisa menjadwalkan aktivitas fisik rutin untuk dilakukan bersama anak, seperti lari pagi atau berenang tiap akhir pekan.
Itulah cara menjaga kesehatan mental remaja pada masa pubertas yang bisa dilakukan orang tua. Semoga bermanfaat. (Tp)
