Konten dari Pengguna

6 Contoh Kecerdasan Kinestetik pada Anak Usia Dini

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kecerdasan kinestetik pada anak usia dini. Sumber: pexels.com/Hotaru
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kecerdasan kinestetik pada anak usia dini. Sumber: pexels.com/Hotaru

Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan seorang anak dalam mengekspresikan dan memahami dirinya sendiri melalui gerakan tubuh. Salah satu contoh kecerdasan kinestetik pada anak usia dini adalah kemampuan menggunakan alat musik dan memahami ritme.

Seseorang yang memiliki kecerdasan kinestetik biasanya memiliki keahlian artistik yang lebih menonjol daripada orang lain. Nama lain kecerdassan kinestetik adalah kecerdasan gerak atau fisik.

Pengertian Kecerdasan Kinestetik

Ilustrasi contoh kecerdasan kinestetik pada anak usia dini. Sumber: pexels.com/Pixabay

Mengutip dari buku Mengembangkan Potensi Peserta Didik Berbasis Kecerdasan Majemuk, Indramayu, (2022:12), pengertian kecerdasan kinestetik adalah kemampuan seorang individu dalam menggunakan fisik dan tubuhnya untuk mengekspresikan perasaan.

Pengertian lain menjelaskan bahwa kecerdasan kinestetik adalah kemampuan setiap individu dalam melakukan gerakan fisik seperti berolahraga, menari, berlari, dan bergerak.

Kecerdasan kinestetik juga berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menjaga kesehatan fisiknya. Adapun ciri-ciri kecerdasan kinestetik yang perlu diketahui orang tua menurut Psikologi sebagai berikut.

  • Menyukai aktivitas fisik dan pengalaman belajar langsung seperti praktikum.

  • Orang tersebut mudah memahami informasi yang didapatnya disertai dengan aktivitas fisik.

  • Lebih condong ke pelajaran fisik seperti olahraga.

  • Memiliki kemampuan mengingat suatu gerakan atau koreografi lebih mudah daripada orang lain.

  • Memiliki keingintahuan yang besar dan suka menjelajahi lingkungan sekitar.

  • Jika berada di lingkungan yang kurang interaktif akan merasa gelisah dan sulit berkonsentrasi.

  • Sulit memahami informasi yang disampaikan secara verbal.

Contoh Kecerdasan Kinestetik pada Anak Usia Dini yang Perlu Diketahui Orang Tua

Ilustrasi contoh kecerdasan kinestetik pada anak usia dini. Sumber: pexels.com/Xiaomuziyan

Mulai dari usia dini biasanya anak memiliki kecenderungan menguasai salah satu jenis kecerdasan. Di bawah ini ada beberapa contoh kecerdasan kinestetik pada anak usia dini yang penting diketahui.

  1. Mampu menggunakan alat musik serta memahami melodi dan ritme serta gerakan fisik yang terkoordinasi dengan baik.

  2. Senang melakukan kegiatan fisik seperti bermain bola, bersepeda, renang, menari, dan sebagainya.

  3. Suka menyentuh dan bermain dengan benda-benda di sekitarnya.

  4. Suka mencoba hal baru secara langsung daripada mempelajarinya melalui buku.

  5. Suka dengan sesuatu yang bersifat langsung seperti membuat puzzle atau kerajinan tangan.

  6. Mampu mengkoordinasikan kaki, tangan, kepala dalam tarian atau gerakan senam.

Contoh kecerdasan kinestetik pada anak usia dini di atas menggambarkan kemampuan yang dimiliki seorang anak itu berbeda-beda. (GTA)

Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak pada Anak