Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.0
Konten dari Pengguna
7 Cara Menghadapi Orang Manipulatif di Tempat Kerja
1 Januari 2025 16:21 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Orang yang manipulatif pada dasarnya sering kali memanfaatkan emosi, informasi, atau situasi untuk mendapatkan apa yang diinginkan, sering tanpa memperhatikan kepentingan atau kesejahteraan orang lain. Perilaku ini bisa berupa pemutarbalikan fakta, memberikan pujian berlebihan, menyalahkan orang lain, atau membuat orang merasa bersalah.
Cara Menghadapi Orang Manipulatif di Tempat Kerja
Mengutip buku Bahagia Itu (Tidak) Sederhana, Saviola Abimanyu (2017:177), manipulatif adalah sikap atau tindakan yang selalu mengkambinghitamkan orang lain atau mencari alasan untuk melarikan diri dari masalah. Biasanya, hal ini dilakukan demi keuntungan pribadi atau tujuan tertentu.
Menghadapi rekan kerja yang manipulatif memerlukan ketegasan dan strategi yang tepat untuk menjaga profesionalisme. Berikut ini beberapa cara menghadapi orang manipulatif di tempat kerja yang dapat diperhatikan.
ADVERTISEMENT
1. Kenali Tanda-Tanda Manipulasi
Tanda-tanda manipulasi dapat dikenali dari perilaku seperti memutarbalikkan fakta, berbohong untuk keuntungan pribadi, atau membuat orang lain merasa bersalah agar memenuhi permintaannya. Mengenali pola ini penting untuk menghindari jebakan emosional dan membuat keputusan yang rasional.
2. Tetapkan Batasan yang Jelas
Membuat batasan yang tegas dapat melindungi diri dari tuntutan yang tidak realistis atau beban tambahan yang seharusnya tidak menjadi tanggung jawab. Hal ini membantu membangun hubungan kerja yang sehat, di mana peran dan tugas masing-masing jelas.
3. Bersikap Skeptis terhadap Pujian Berlebihan
Pujian yang berlebihan sering digunakan sebagai alat untuk menciptakan rasa aman palsu atau memanipulasi kepercayaan. Bersikap skeptis terhadap pujian semacam ini membantu menjaga objektivitas dalam menilai situasi dan hubungan kerja.
4. Fokus pada Pekerjaan
Menjaga fokus pada tugas dan tanggung jawab membantu mengurangi ruang bagi manipulasi. Dengan menunjukkan produktivitas dan hasil kerja, pengaruh manipulatif bisa diminimalkan karena perhatian diarahkan pada hal yang konkret dan terukur.
ADVERTISEMENT
5. Dokumentasikan Interaksi Penting
Mencatat percakapan atau instruksi dapat berfungsi sebagai bukti jika terjadi konflik atau kesalahpahaman. Dokumentasi ini juga berguna untuk memastikan tidak ada informasi yang diubah atau diabaikan tanpa alasan yang jelas.
6. Jaga Jarak Emosional
Membatasi hubungan dengan rekan kerja manipulatif hanya pada aspek profesional membantu mengurangi dampak emosional dari perilakunya. Hal ini memungkinkan untuk tetap menjaga keseimbangan antara hubungan kerja dan kesehatan mental.
7. Konsultasikan dengan Atasan atau HRD
Melibatkan pihak berwenang seperti atasan atau HRD diperlukan jika perilaku manipulatif mulai mengganggu kinerja atau menciptakan suasana kerja yang tidak sehat. Diskusi dengan pihak terkait dapat membuka jalan untuk solusi yang adil dan transparan.
Dengan menerapkan berbagai cara menghadapi orang manipulatif di tempat kerja ini dapat membantu untuk menghadapi rekan kerja manipulatif secara efektif dan menjaga lingkungan kerja yang sehat serta produktif. (BAI)
ADVERTISEMENT