7 Ciri-Ciri Sifat Labil, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Labil merupakan kondisi ketika seseorang mudah mengalami perubahan perasaan, seperti dari yang tiba-tiba senang menjadi sedih dan tiba-tiba marah. Orang dengan sifat labil mempunyai ciri tertentu. Lantas apa saja ciri-ciri sifat labil?
Untuk mengetahui jawabannya, simak dalam artikel berikut ini!
Ciri-Ciri Sifat Labil
Nur Fatwikiningsih dalam buku berjudul Teori Psikologi Kepribadian Manusia menjelaskan bahwa sifat manusia berbeda-beda, salah satunya adalah sifat labil.
Sifat labil banyak dialami oleh generasi muda dan bisa memberikan dampak negatif untuk kehidupan kedepannya. Inilah beberapa ciri orang labil, yaitu:
Mempunyai mood yang mudah berubah secara cepat dan tiba-tiba.
Sulit mengontrol emosi, sehingga emosinya meledak-ledak meski tanpa masalah yang jelas.
Mudah tersinggung. Orang dengan sifat labil sulit diajak bercanda.
Pendirian yang gampang goyah dan plin-plan. Mereka bisa mengambil keputusan, tapi tidak yakin dengan keputusan tersebut.
Mudah terpengaruhi oleh lingkungan atau orang lain.
Orang labil suka mengikuti apa yang dilakukan orang lain, tanpa mendengar dan mengikuti kata hatinya.
Emosi tidak stabil. Orang tersebut cenderung akan merasa senang dalam satu waktu dan merasa sedih pada waktu berikutnya.
Dampak Sifat Labil
Seseorang yang mempunyai sifat labil akan berdampak pada hidupnya, berikut ini dampaknya:
Hubungan interpersonal akan terganggu. Sifat labil bisa memicu ketegangan dan konflik dalam hubungan keluarga, pertemanan, maupun percintaan.
Orang lain akan sulit memahami orang yang bersifat labil dan inilah yang membuatnya merasa tidak dipedulikan.
Orang yang labil berisiko dijauhi oleh lain dan akan merasakan kesepian dan kesendirian.
Orang labil mudah mengambil keputusan untuk menyakiti diri sendiri.
Cara Mengatasi Sifat Labil
Orang yang mempunyai sifat labil harus segera diatasi agar kehidupan sehari-harinya bisa semakin positif. Ini caranya:
Mengelola emosi dengan lebih bijak. Caranya dengan mengomunikasi apa yang dirasakan kepada orang lain untuk menemukan jalan keluar terbaik.
Melakukan relaksasi, seperti pernapasan dalam, meditasi, yoga, dan lainnya. Relaksasi membuat tubuh semakin tenang dan nyaman.
Melatih manajemen diri dengan baik. Caranya dengan belajar pengendalian impuls dan mengontrol emosi yang muncul.
Mencari dukungan kepada pihak terpercaya dan profesional.
Menjaga keseimbangan hidup, seperti mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, olahraga, dan mengonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
Itulah penjelasan tentang ciri-ciri sifat labil, dampak, dan cara mengatasinya yang perlu diketahui. Semoga membantu! (eK)
