Konten dari Pengguna

7 Penyebab Emotionally Unavailable yang Penting Diketahui

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab emotionally unavailable. Sumber foto: pexels/Alexander Grey.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab emotionally unavailable. Sumber foto: pexels/Alexander Grey.

Apa penyebab emotionally unavailable? Hubungan yang sehat membutuhkan ketersediaan emosional, namun beberapa individu menghadapi kesulitan dalam mengekspresikan dan merespons emosi, yang sering disebut sebagai emotionally unavailable.

Meskipun stereotip emotionally unavailable cenderung melekat pada laki-laki, perempuan juga dapat mengalami kondisi ini.

Artikel ini akan mengulas tentang penyebab umum emotionally unavailable serta tanda-tandanya. Simak selengkapnya berikut ini.

Penyebab Emotionally Unavailable

Ilustrasi penyebab emotionally unavailable. Sumber foto: Sumber foto: pexels/Pixabay.

Berikut adalah berbagai penyebab kondisi emotionally unavailable pada diri seseorang.

1. Masalah Attachment pada Masa Kecil

Pola pengasuhan yang kurang mendukung dan kurangnya kasih sayang pada masa kecil dapat membentuk pola hubungan yang sulit untuk dijalani di kemudian hari.

2. Keadaan Sementara

Gangguan kesehatan mental, seperti depresi atau kecemasan, dapat menciptakan kondisi sementara yang membuat sulit untuk menjaga ikatan emosional.

3. Kesedihan Mendalam Akibat Perpisahan

Pengalaman perpisahan yang sulit atau traumatis dapat menyebabkan individu sulit membuka diri terhadap hubungan yang baru.

4. Persepsi tentang Kelemahan

Adanya pandangan bahwa mengekspresikan emosi adalah tanda kelemahan dapat membuat seseorang enggan untuk terbuka secara emosional.

5. Ketidakmampuan Mengelola Konflik

Kurangnya keterampilan dalam mengelola konflik dapat membuat individu lebih suka menghindari pembicaraan yang berpotensi emosional.

6. Pengalaman Kehilangan yang Traumatis

Kehilangan orang yang dicintai atau pengalaman traumatis dapat menciptakan tembok emosional sebagai mekanisme perlindungan.

7. Kurangnya Kesadaran Emosional

Tidak memiliki kesadaran terhadap emosi yang dirasakan dapat membuat sulit untuk berkomunikasi secara efektif dalam suatu hubungan.

Tanda-tanda Emotionally Unavailable

Berikut adalah tanda-tanda seseorang yang mengalami kondisi emotionally unavailable.

1. Menghindari Komitmen

Orang dengan emotionally unavailable cenderung kesulitan dan ketakutan untuk berkomitmen dalam suatu hubungan.

2. Menghindari Keintiman

Rasa takut terhadap keintiman ini ditunjukkan dengan menghindari pembicaraan atau situasi yang bersifat intim.

3. Tidak Memperjuangkan Hubungan

Kurangnya upaya dalam mempertahankan hubungan, terutama saat menghadapi masalah, merupakan tanda bahwa orang tersebut mengalami emotionally unavailable.

4. Bersikap Defensif

Orang dengan emotionally unavailable cenderung merespons dengan cara defensif atau menyalahkan orang lain, menunjukkan ketidakmampuan untuk terhubung secara emosional.

5. Tidak Konsisten

Kurangnya konsistensi dalam perilaku dan respons terhadap hubungan kerap dialami orang dengan emotionally unavailable.

6. Tidak Memiliki Empati

Kesulitan memahami dan merespons kebutuhan emosional orang lain merupakan salah satu pertanda seseorang dengan emotionally unavailable.

Itulah berbagai penyebab emotionally unavailable beserta tanda-tandanya yang penting untuk diketahui. (DAI)