Konten dari Pengguna

7 Pertanyaan Deep Talk dengan Gebetan sebelum ke Jenjang Pernikahan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, alangkah baiknya kita mengajak ngobrol pasangan kita tentang topik 'serius'. Mengajukan pertanyaan deep talk dengan gebetan ini perlu untuk mencapai pernikahan yang bahagia dan terencana dengan matang.

Ilustrasi Deeptalk dengan pasangan. Sumber foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Deeptalk dengan pasangan. Sumber foto: Pixabay

Pertanyaan Deep Talk dengan Gebetan

Pembicaraan yang mendalam dengan pasanganmu atau calonmu tentang topik pernikahan bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari hingga rencana yang akan datang setelah menikah. Hal ini penting dilakukan karena pernikahan menyangkut kehidupan rumah tangga yang akan dijalani berdua.

Lantas, pertanyaan tentang pernikahan apa saja yang perlu dibahas saat deep talk? Berikut Kumparan merangkum beberapa pertanyaan yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Apa saja tanggung jawab suami-istri?

Sebelum kalian melangkah ke pernikahan, hal ini perlu kalian diskusikan berdua. Agar masing-masing dari kalian paham apa saja tanggungjawab kalian nanti setelah menjadi suami-istri.

2. Di antara keluarga, uang, dan teman, bagaimana urutan prioritasnya bagi kamu?

Dari sini kamu bisa mengetahui apa saja yang diprioritaskan pasanganmu. Namun, tidak menutup kemungkinan bisa saja apa yang diprioritaskan sebelum menikah berbeda dengan apa yang diprioritaskan setelah menikah.

Ilustrasi deep talk. Sumber foto: Pixabay

3. Apa arti pernikahan bagimu?

Dengan menanyakan hal ini, kamu bisa mengetahui seberapa serius dan seberapa siap pasanganmu untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Jika jawaban pasanganmu terlihat ragu, mungkin dia belum siap untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

4. Setelah menikah, ingin punya tempat tinggal atau tinggal bersama mertua?

Pertanyaan ini juga penting agar tidak menimbulkan salah paham setelah kalian menikah. Beberapa istri tidak nyaman jika harus tinggal satu rumah dengan mertua.

Hal ini karena kekhawatiran adanya kejadian mertua semena-mena terhadap sang menantu. Oleh karena itu, diskusikan baik-baik hal ini sebelum kalian mantap melangkah ke jenjang pernikahan.

5. Siapa yang lebih berhak mengatur keuangan, suami atau istri?

Hal ini juga perlu dibahas dengan calon kalian. Karena jika tidak dibahas sebelum pernikahan, suatu saat pasti akan timbul masalah karena keuangan di kehidupan rumah tangga kalian.

Jika suami lebih percaya sang istri, maka sang istri berhak mengatur semua keuangan dalam rumah tangga. Atau bisa juga keduanya berhak mengatur keuangan, asalkan adil.

Bila perlu dicatat dalam notes dalam handphone atau buku khusus pengeluaran dan pemasukan, agar tahu jelas berapa banyak jumlahnya.

6. Jika suatu hari pasanganmu mengalami kebangkrutan, masih maukah kamu menerima serta menemaninya?

Takdir setiap manusia tidak ada yang tahu, karena itu semua rahasia Sang Illahi. Jika mengalami kejadian diatas, tidak semua orang mau bertahan demi pasangan.

Maka dari itu, hal tersebut perlu kalian diskusikan sebelum menikah. Karena nasib seseorang kedepannya tidak bisa ditebak. Roda selalu berputar dan hidup kita tidak selamanya enak.

7. Setelah menikah, perlukah membatasi pasangan?

Hal ini juga sangat perlu ditanyakan ke calon kalian agar tidak terjadi salah paham dalam rumah tangga. Dimulai dari saling terbuka mengenai diri masing masing, mungkin ada beberapa hal yang perlu diutarakan ke pasangan sebelum menikah.

Misalnya bisa saling terbuka soal isi handphone masing-masing. Kemudian, ketika ada acara alangkah baiknya pergi berdua bersama pasangan agar tidak timbul fitnah.

Jika pasangan meminta izin pergi dengan teman lawan jenis, sebaiknya diizinkan saja. Namun cobalah berikan batasan jam pulang agar tidak lupa bahwa dia sudah menikah dan memiliki tanggung jawab di rumah.

Jangan lupa pula pertimbangkan jawaban pertanyaan deep talk dengan gebetanmu, ya. (hfz)