8 Ciri-Ciri INFJ sebagai Kepribadian Introvert yang Tekun

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

INFJ merupakan salah satu tipe kepribadian dari enam belas pengelompokkan kepribadian yang ada dalam MBTI. Ciri-ciri INFJ yang sering kali terlihat adalah mempunyai sifat tekun.
Selain memiliki sifat yang tekun, kepribadian INFJ juga memiliki berbagai ciri khas. Ciri-ciri tersebut, tentunya dipengaruhi oleh faktor kepribadian yang introvert, intuitive, feeling, dan judging.
Mengenal Arti Kepribadian INFJ
Penjelasan di atas telah memberikan informasi bahwa maksud dari tipe INFJ adalah kepribadian yang introvert, intuitive, feeling, dan judging. Mengutip dari buku berjudul Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif karya Agustianti, dkk. (2022: 213), inilah penjelasan tentang keempat istilah tersebut.
Introvert, yakni cenderung pemalu.
Intuitive, yakni cenderung kontekstual ide.
Feeling, yakni cenderung menggunakan emosi.
Judging atau judgement, yakni cenderung membuat keputusan secara cepat.
Berdasarkan empat faktor tersebut, seseorang yang memiliki kepribadian INFJ biasanya memiliki ciri khas. Ciri khas ini merupakan pembeda antara karakter INFJ dengan karakter introvert lain, seperti INTJ, INTP, dan sebagainya.
8 Ciri-Ciri INFJ
Mengutip dari buku yang berjudul Jurus Ampuh Menjadi Pribadi Berpengaruh, Dihormati, dan Disegani dalam Segala Situasi karya Wibisana (2019: 20 – 21).
Memiliki perhatian, empati, dan sensitif.
Komitmen terhadap sebuah hubungan.
Merupakan sosok yang sukses karena ketekunan.
Memiliki keinginan yang kuat untuk melakukan segala hal yang diperlukan.
Idealis dan memegang teguh prinsip.
Memiliki sifat perfeksionis.
Merupakan karakter yang visioner, penuh dengan ide, dan kreatif.
Kerap diikuti oleh sekitar sebab kejelasan visi serta dedikasi pada hal-hal yang baik.
Bila menyimak ciri-ciri dari kepribadian INFJ, kepribadian ini memungkinkan seseorang untuk memiliki kesuksesan dan dapat menjadi panutan bagi orang lain. Walaupun demikian, di sisi yang lain, kepribadian INFJ juga dapat menemukan ketidakcocokkan dengan lingkungan sekitar.
Contoh ketidakcocokan itu adalah karakter perfeksionis yang tidak bisa diterima oleh orang-orang dengan kecenderungan bekerja sesuai standar. Namun, itu adalah hal yang wajar.
Pasalnya, setiap orang bahkan satu keluarga sekali pun memungkinkan memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Tugas manusia adalah fokus pada kelebihan diri dan melakukan adaptasi dengan lingkungan.
Ketika manusia dapat fokus untuk mengoptimalkan kelebihan diri dan mampu beradaptasi, manusia itu pun akan dapat menjalani kehidupan secara baik.
Demikian pembahasan singkat mengenai ciri-ciri INFJ. (AA)
