Konten dari Pengguna

8 Pertanyaan untuk Mantan yang Ngajak Balikan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pertanyaan untuk mantan yang ngajak balikan. Foto: Luisella Planeta LOVE PEACE ๐Ÿ’›๐Ÿ’™/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertanyaan untuk mantan yang ngajak balikan. Foto: Luisella Planeta LOVE PEACE ๐Ÿ’›๐Ÿ’™/Pixabay

Pertanyaan untuk mantan yang ngajak balikan perlu dilontarkan sebagai gambaran sebelum memutuskan kembali bersama atau tidak. Tujuannya untuk meminimalkan hal-hal buruk yang pernah terjadi dalam hubungan lama supaya tidak terulang kembali.

Lalu, apa saja pertanyaan penting yang harus ditanyakan kepada mantan saat ngajak balikan?

Deretan Pertanyaan untuk Mantan yang Ngajak Balikan serta Penjelasannya

Ilustrasi pertanyaan untuk mantan yang ngajak balikan. Foto: 19771276/Pixabay

Melansir situs stekom.ac.id, untuk mencapai hubungan yang harmonis dan sehat tentu diperlukan usaha, pengertian, komitmen, juga komunikasi yang efektif dengan pasangan. Termasuk ketika berniat membangun lagi hubungan yang pernah hancur di masa lalu.

Pertanyaan untuk mantan yang ngajak balikan merupakan bagian dari upaya membentuk komunikasi terbuka dan jujur sehingga hubungan yang baru akan lebih baik. Berikut beberapa contoh pertanyaan tersebut.

1. Kapan terakhir kali kamu menjalin hubungan setelah putus?

Setelah hubungan pertama kandas, biasanya laki-laki atau perempuan berusaha segera bangkit. Caranya adalah dengan mencari pacar baru. Mengulik hubungan mantan dengan pasangannya setelah kita penting dilakukan. Termasuk alasannya putus dari pacar baru tersebut.

2. Adakah perubahan dalam hidupmu sejak kita putus?

Tujuan pertanyaan ini yaitu untuk mengetahui apakah perpisahan memengaruhi kehidupan mantan dan perubahan apa saja yang dilakukannya. Bila hidupnya tak berubah sejak putus, kemungkinan hubungan baru juga bakal berakhir.

3. Apa hal yang ingin diubah dari diri masing-masing dalam hubungan yang baru?

Melakukan introspeksi diri adalah langkah yang penting dilakukan sebelum memulai jalinan kasih kembali bersama mantan. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan cekcok dalam hubungan yang dipicu karakter atau perilaku masing-masing.

4. Masalah apa yang menurutmu belum terselesaikan?

Mengajukan pertanyaan ini kepada mantan juga penting. Tujuannya guna membantu kita mengetahui apakah masalah yang terjadi dalam hubungan terdahulu, benar-benar bisa diselesaikan jika terulang kembali pada hubungan baru. Ini berlaku untuk berbagai jenis masalah dalam hubungan sebelumnya.

5. Apa harapan terbesar untuk hubungan yang baru?

Dalam sebuah hubungan harus ada tujuan atau goal yang jelas. Mengetahui harapan terbesar untuk hubungan baru dapat membantu kita memutuskan tetap sendiri atau kembali bersama mantan.

6. Bila kesempatan kedua gagal, apakah kamu akan baik-baik saja?

Selanjutnya adalah kemungkinan terburuk jika memilih membuka lembaran baru bersama mantan. Bisa saja hubungan itu langgeng, atau justru hanya bertahan seumur jagung karena berbagai sebab.

7. Seperti apa hubungan ideal menurutmu?

Pertanyaan ini dapat membantu kita mengenali bagaimana sudut pandang mantan mengenai hubungan ideal dan apakah pendapatnya selaras dengan visi kita.

8. Apakah pelajaran yang bisa dipetik setelah perpisahan?

Pastikan mengetahui pelajaran apa yang dia ambil dari perpisahan pertama. Kita juga bisa mengemukakan jawaban mengenai hal ini.

Demikian pertanyaan untuk mantan yang ngajak balikan dan sangat penting diketahui sebelum memutuskan kembali bersama. Hubungan baru sepatutnya harus lebih baik dibanding hubungan sebelumnya. (DN)