Alasan Psikologi Cinta Bisa Memudar Seiring Berjalannya Waktu

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
13 April 2024 20:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi: Alasan Psikologi Cinta Bisa Memudar. Sumber: KawaiiArt1980/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Alasan Psikologi Cinta Bisa Memudar. Sumber: KawaiiArt1980/Pexels.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ketika menjalin hubungan percintaan, pasti ada harapan hubungan akan terjalin selamanya. Namun, kenyataannya banyak orang memilih berpisah dengan alasan rasa cinta yang sudah memudar. Lantas, apa alasan psikologi cinta bisa memudar seiring berjalannya waktu?
ADVERTISEMENT
Untuk mengetahui jawabannya, simak artikel ini!

Alasan Psikologi Cinta Bisa Memudar

Ilustrasi: Alasan Psikologi Cinta bisa Memudar. Sumber: Asad Photo Maldives/Pexels.com
Terdapat beberapa alasan psikologi kenapa perasaan cinta antara dua orang yang dulunya saling mencintai bisa memudar. Alasan tersebut adalah:

1. Kurangnya Komunikasi

Will Meek yang merupakan ahli psikologi menjelaskan bahwa komunikasi merupakan hal penting dalam suatu hubungan. Komunikasi adalah cara bertukar dan membagi rasa kepada pasangan.
Jika komunikasi tidak dapat berjalan dengan mulus, akibatnya pasangan tidak akan bisa saling memahami pikiran dan perasaan satu sama lain, kemudian berujung pada rasa cinta masing-masing yang terus memudar.

2. Perubahan yang Terjadi pada Diri Pasangan

Taufik Hidayat dalam buku berjudul Kumpulan Tes Psikologi Cinta Terpopuler menjelaskan bahwa rasa cinta tidak selalu berkaitan dengan hubungan cinta.
Tetapi, rasa cinta pasti membuat seseorang mempunyai keinginan untuk menjalin hubungan cinta dengan yang dicintai. Namun, hubungan ini akan diuji setelah pasangan saling mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing.
ADVERTISEMENT
Bagi orang yang tidak suka dengan perubahan yang terjadi pada diri pasangan, maka bisa membuat cinta yang ada dalam diri seseorang berangsur-angsur memudar.

3. Realitas Kehidupan

Pritha Khalida dalam buku berjudul Buku Cinta menjelaskan bahwa cinta merupakan fenomena alami. Pakar psikologi, Robert Sternberg, menjabarkan cinta dalam konteks hubungan antara dua orang.
Menurutnya, cinta merupakan sebuah kisah yang ditulis setiap orang. Kisah tersebut sebagai refleksi kepribadian, perasaan, dan minat seseorang terhadap suatu hubungan.
Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan ini akan menjadi hal yang biasa karena perasaan cinta yang memudar. Sebab, dalam realitas kehidupan, ada yang saling mencintai dan akhirnya saling membenci.

4. Kesibukan Masing-Masing

Setiap orang mempunyai kesibukan masing-masing dan kesibukan ini pasti berpengaruh terhadap hubungan percintaan seseorang. Sebab, banyak pasangan tidak dapat membagi waktu antara kesibukan dan cinta.
ADVERTISEMENT
Akhirnya, kesibukan tersebut membuat rasa cinta antara dua orang semakin memudar. Kondisi demikian terjadi karena pemahaman masing-masing yang kurang dan muncul pikiran negatif satu sama lain.

5. Waktu Membuat Cinta Memudar

Seorang ahli psikoterapi, Lisa Firestone, menjelaskan bahwa cinta tidak menghilang dari kehidupan seseorang, tetapi perasaan cinta kepada pasangan dapat berubah seiring berjalannya waktu.
Mungkin istilah yang tepat adalah rasanya bosan dengan hubungan yang berjalan terlalu lama sehingga memicu berkurangnya rasa cinta satu sama lain.
Itulah alasan psikologi cinta bisa memudar yang menarik untuk diketahui. Semoga membantu! (eK)