Konten dari Pengguna

Apa Arti Clingy in Public dalam Bahasa Gaul?

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi clingy in public dalam bahasa gaul. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi clingy in public dalam bahasa gaul. Sumber foto: Unsplash

Masih banyak orang yang bertanya-tanya tentang arti clingy in public dalam bahasa gaul. Pasalnya, istilah ini makin sering digunakan oleh anak muda zaman sekarang.

Clingy in public sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut seseorang yang terlalu menempel dengan orang lain, bahkan saat sedang berada di tempat umum.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang arti clingy in public menurut bahasa gaul, mari simak pembahasannya di sini.

Arti Clingy in Public Menurut Bahasa Gaul

Ilustrasi clingy in public dalam bahasa gaul. Sumber foto: Unsplash

Clingy in public adalah istilah yang digunakan untuk perilaku seseorang yang terlalu melekat atau bergantung pada pasangan, teman, atau orang lain di tempat umum.

Sikap clingy bisa terlihat dalam berbagai cara, seperti selalu ingin bersama dan tidak memberikan ruang pribadi, mengikuti mereka ke setiap tempat, hingga terus mencari perhatian.

Umumnya, sikap clingy sering terjadi pada dua orang yang menjalani hubungan romantis.

Dikutip dari situs Join One Love, sikap ini dapat berbahaya karena memungkinkan seseorang untuk mengabaikan sekitarnya.

Faktor Penyebab Munculnya Sikap Clingy in Public

Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya sikap clingy in public. Berikut ini penjelasannya.

1. Memiliki Kecemasan

Seseorang yang merasa kurang percaya diri atau memiliki kecemasan tinggi terkait hubungan, dapat memiliki sikap clingy. Mereka mungkin membutuhkan perhatian dari pasangan, teman, atau keluarga untuk merasa aman.

2. Pengalaman Masa Lalu

Pengalaman buruk dalam hubungan sebelumnya, seperti diabaikan, ditinggalkan, atau dikhianati, juga dapat membuat seseorang menjadi lebih clingy kepada pasangan atau orang terdekatnya.

Mereka memiliki ketakutan untuk ditinggalkan sehingga berusaha mempertahankan hubungan dengan cara yang berlebihan.

3. Tidak Memiliki Kehidupan Sosial

Seseorang yang tidak memiliki banyak kegiatan atau interaksi dengan dunia luar juga dapat menjadi lebih clingy. Hal ini menyebabkan sifat ketergantungan pada pasangan atau teman untuk mendapatkan dukungan emosional dan interaksi sosial.

4. Ketergantungan Emosional

Beberapa individu memiliki kebutuhan emosional yang sangat tinggi sehingga mereka selalu merasa sulit untuk nyaman dan bahagia tanpa kehadiran serta perhatian orang lain.

Mereka mungkin mengalami ketergantungan emosional yang berlebihan pada pasangan, teman, atau keluarga, dan menjadikan mereka sebagai sumber kebahagiaan.

5. Rasa Takut Kehilangan

Seseorang yang sangat mencintai orang lain akan memiliki rasa takut yang mendalam terhadap kehilangan. Karena itu, mereka menjadi clingy untuk mencegah terjadinya kehilangan.