Konten dari Pengguna

Apa Arti Trauma sebagai Respons Emosional? Ini Jawabannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Arti Trauma. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Arti Trauma. Sumber: Unsplash

Menjadi salah satu respons emosional, apa arti trauma sebenarnya?

Dikutip dari buku Guided Imagery for Trauma oleh Putri Sri Ramadhanti, kata trauma berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu "tramatos" yang berarti luka.

Tak hanya itu, trauma juga mempunyai arti sebagai respons emosional karena kejadian jangka pendek.

Pengertian Trauma

Ilustrasi Apa Arti Trauma. Sumber: Unsplash

Trauma merupakan sebuah respons emosional terhadap adanya peristiwa mengerikan, seperti bencana alam, pemerkosaan, atau kecelakaan. Respons ini muncul karena adanya peristiwa yang dapat membahayakan emosional atau fisik.

Ada beberapa jenis trauma, yaitu:

  1. Trauma akut: muncul setelah terjadi peristiwa yang mengancam keselamatan.

  2. Trauma kronis: muncul setelah paparan kejadian berkepanjangan yang berulang, seperti intimidasi, KDRT, atau pelecehan anak.

  3. Trauma kompleks: muncul setelah mengalami peristiwa yang traumatis.

Penyebab Trauma

Trauma bisa terjadi karena adanya kejadian yang berulang, berlangsung, maupun tersembunyi.

Ada banyak sekali kasus yang bisa menyebabkan trauma pada diri seseorang. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Bullying.

  2. Perlakuan kasar.

  3. Kecelakaan lalu lintas.

  4. Penyakit.

  5. Penyerangan.

  6. Kehilangan seseorang tersayang.

  7. Kekerasan.

  8. Persalinan.

  9. Penculikan.

Gejala Trauma

Ada banyak sekali gejala trauma, mulai dari gejala ringan hingga berat. Gejala ini terbagi dua, antara lain:

1. Psikis

Gejala psikis ditandai dengan adanya berbagai perasaan, seperti marah, malu, bingung, rasa cemas berlebih, cepat emosi, susah mengatasi perasaan, penyangkalan, depresi, sulit konsentrasi, hingga merasa putus asa.

2. Fisik

Trauma juga menyebabkan gejala pada fisik penderitanya. Hal ini ditunjukkan dengan gangguan pencernaan, jantung berdebar, gelisah, sulit tidur, sakit kepala, hingga rasa lelah berlebihan.

Pengobatan Trauma

Untuk menyembuhkan trauma, dapat dilakukan dengan psikoterapi atau obat-obatan, tergantung dengan keparahan gejala yang ditunjukkan.

Pengobatan dengan psikoterapi merupakan terapi perilaku kognitif yang dilakukan untuk mengevaluasi perasaan maupun pikiran yang berhubungan dengan trauma. Trauma ini efektif untuk mengatasi pikiran buruk dan menggantinya dengan yang lebih realistis.

Selain itu, pengobatan dengan obat-obatan, terdiri dari antidepresan dan anti kecemasan. Obat antidepresan, misalnya Zoloft dan Paxil, sedangkan obat anti kecemasan adalah Valium dan Ativan.

Nah, itu dia sekilas pembahasan mengenai arti trauma. Apabila seseorang mulai merasakan gejalanya, sebaiknya ia segera meminta bantuan kepada orang terdekat atau bantuan profesional sebelum gejalanya semakin parah.(LAU)