Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Apa itu Aerophobia? Ini Arti, Penyebab, dan Penanganannya
3 Maret 2024 23:28 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Aerophobia adalah perasaan takut berlebihan ketika seseorang hendak bepergian menaiki pesawat terbang. Hal itu akan membuat pengidapnya merasa gemetar, mual, serangan panik, hingga sesak napas ketika hendak menaiki pesawat terbang.
ADVERTISEMENT
Cetin, Sancar, Demir, dan Sahin dalam A Case of Posterior Reversible Encephalopathy Due to Takotsubo Cardiomyopathy Triggered by Aerophobia menyebutkan bahwa aerophobia adalah jenis fobia yang membuat seseorang merasa takut dengan pesawat terbaik, baik ketika hendak maupun sudah menaikinya.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai apa itu aerophobia, simak selengkapnya di artikel ini.
Apa itu Aerophobia?
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, aerophobia adalah suatu jenis fobia terhadap penerbangan. Dalam hal ini, pengidapnya akan merasa takut ketika mau naik, mendarat, maupun berada di dalam pesawat terbang.
Seseorang yang menderita fobia ini akan menunjukkan beberapa gejala ketika berhadapan dengan penerbangan, seperti sesak napas, gemetar, mual, merasa tercekik, berkeringat berlebihan, jantung berdebar, keringat dingin, hingga tidak dapat berpikir jernih.
ADVERTISEMENT
Bukan hanya itu, penderita aerophobia juga bisa merasa sakit perut, kebingungan, cemas, napas cepat, hingga serangan panik.
Penyebab Aerophobia
Pada umumnya, penyebab aerophobia tidak diketahui secara pasti. Meski begitu, terdapat sejumlah faktor yang bisa mendorong kemungkinan terjadinya fobia ini. Adapun beberapa penyebab aerophobia adalah sebagai berikut.
1. Pengalaman Traumatis
Salah satu penyebab aerophobia adalah adanya pengalaman traumatis di masa lalu. Misalnya, ketika seseorang pernah mengalami kecelakaan pesawat. Bahkan, menonton berita kecelakaan pesawat juga bisa menimbulkan rasa takut ketika hendak menaikinya.
2. Faktor Lingkungan
Penyebab aerophobia selanjutnya adalah faktor lingkungan. Misalnya, ketika mempunyai orang tua yang memiliki riwayat aerophobia, kemungkinan hal ini bisa diturunkan kepada anaknya.
3. Kondisi Lainnya
Penyebab aerophobia yang lain bisa saja tidak berhubungan dengan penerbangan. Misalnya adalah ketikasering naik pesawat dengan tujuan untuk mengunjungi orang tua yang telah bercerai. Hal itu bisa menjadi pengalaman traumatis yang membuat diri enggan naik pesawat.
ADVERTISEMENT
Cara Mengatasi Aerophobia
Ada beberapa cara mengatasi aerophobia yang bisa dilakukan, antara lain:
1. Perawatan Diri
Salah satu cara mengatasi aerophobia adalah dengan melakukan perawatan diri. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mencoba mengenali pemicunya dan berpikir lebih rasional.
Di samping itu, melakukan teknik relaksasi juga akan membantumu merasa lebih tenang ketika harus naik pesawat.
2. Terapi Perilaku Kognitif
Cara mengatasi aerophobia berikutnya adalah terapi perilaku kognitif. Terapi ini bertujuan untuk mengubah cara berpikir seseorang dan mengatasi ketakutannya terhadap penerbangan.
Umumnya, terapis akan menggunakan rangsangan tertentu, seperti alat virtual, paparan progresif, maupun hipnoterapi.
Demikian informasi berkaitan dengan apa itu aerophobia, penyebab, dan cara mengatasinya. [ENF]