Konten dari Pengguna

Apa Saja Bahaya Puber Kedua? Ini yang Perlu Diwaspadai

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bahaya Puber Kedua. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bahaya Puber Kedua. Sumber: Unsplash

Ada berbagai bahaya puber kedua yang harus diwaspadai karena dapat berdampak besar pada keutuhan rumah tangga. Bahkan tak jarang rumah tangga harus hancur akibat puber kedua.

Dikutip dari buku My Husband My Prince, dari segi psikologi, puber kedua merupakan fase penyesuaian atau perubahan yang terjadi berkaitan dengan perkembangan usia seseorang.

Dipercaya terdapat berbagai bahaya puber kedua. Apa saja?

Bahaya Puber Kedua yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi Bahaya Puber Kedua. Sumber: Unsplash

Berikut ini berbagai bahaya puber kedua yang harus diwaspadai:

1. Merasa Bosan

Bahaya puber kedua salah satunya adalah munculnya rasa bosan terhadap kehidupan sehari-hari. Jika sebelum mengalami puber kedua seseorang terlihat selalu bersemangat, tiba-tiba mereka berubah dan lebih banyak mengeluh.

Saat hal ini terjadi, sebaiknya pasangan segera mengajak bicara untuk menanyakan apa yang sebenarnya dibutuhkan.

2. Lebih Genit

Mereka yang sedang mengalami puber kedua umumnya bersikap lebih genit daripada sebelumnya. Hal ini ditunjukkan ketika mereka menggunakan lebh banyak minyak wangi, ingin selalu terlihat rapi, hingga banyak membeli baju baru.

Puber kedua menyebabkan rasa tidak nyaman dengan kondisi yang ada, maka dari itu mereka yang tengah mengalaminya cenderung ingin berubah.

3. Berselingkuh

Bahaya puber kedua yang berikutnya adalah berselingkuh. Setiap orang tentu ingin diperhatikan. Maka dari itu saat puber kedua menghampiri, mereka cenderung tertarik pada orang lain dan rentan melakukan perselingkuhan.

4. Senang Keluar Rumah

Umumnya, orang yang tengah mengalami puber kedua lebih senang menghabiskan waktunya di luar rumah, seperti berkumpul dengan teman-temannya. Bahkan mereka akan mencari alasan untuk tidak segera pulang ke rumah.

Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, salah satunya rasa bosan untuk terus berada di rumah. Sayangnya, sikap ini tentu akan terlihat menyebalkan bagi pasangan mereka.

5. Keputusan

Tak jarang mereka yang mengalami puber kedua mengambil keputusan yang tidak biasa dan terlihat mengherankan bagi pasangan. Salah satuya adalah saat kondisi finansial kurang bagus namun mereka tetap memaksakan diri untuk membeli barang mahal.

Nah, itu dia sekilas pembahasan mengenai bahaya puber kedua yang harus diwaspadai. (LAU)