Apa Saja Perbedaan Putus dan Break? Ini Jawabannya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan putus dan break perlu dipahami bagi setiap pasangan, supaya tidak salah mengambil langkah dan menyebabkan salah paham.
Dikutip dari buku Kenapa Harus Pacaran?!, pacaran adalah proses awal untuk saling mengenal sebelum pernikahan. Selain itu, dijelaskan pula bahwa pacaran merupakan bentuk mengekspresikan perasaan pada lawan jenis yang ditindaklanjuti dengan perilaku tertentu.
Dalam hubungan pacaran, ada dua istilah yang terkesan sama, namun ternyata beda yaitu putus dan break. Apa perbedaannya?
Perbedaan Putus dan Break
Putus adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bahwa hubungan asmara benar-benar sudah berakhir sehingga kedua pihak bukan lagi sepasang kekasih. Hal ini berbeda dengan istilah break.
Break sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk memberi waktu istirahat bagi hubungan ketika kondisinya sudah di ujung tanduk. Kedua pihak tidak berhubungan sementara waktu untuk saling introspeksi diri.
Memang pada dasarnya break tidak mempunyai batas waktu tertentu. Dibutuhkan kesiapan hati untuk kembali menjalin interaksi agar permasalahan yang ada segera diselesaikan.
Adapun perbedaan dari putus dan break antara lain:
Hubungan putus mempunyai arti bahwa sebuah hubungan sudah benar-benar selesai. Sedangkan, hubungan break berarti hubungan belum resmi berakhir.
Hubungan putus menutup status pacaran yang sudah terjalin, sedangkan hubungan break dapat menjadi sesi untuk menentukan apakah hubungan akan dilanjutkan atau diakhiri.
Adanya kesepakatan putus menjadi tanda bahwa hubungan berhenti pada saat itu. Sedangkan kesepakatan break belum ada kejelasan apakah hubungan akan berhenti atau berlanjut.
Putus berarti hubungan kedua belah pihak dengan jelas dan pasti sudah berakhir sehingga tidak menggantung. Sedangkan, hubungan break belum mempunyai kejelasan mengenai status hubungan.
Komitmen yang terjalin antara pasangan berakhir dengan adanya kata putus dan keduanya berhak menjalin hubungan dengan orang lain. Sedangkan, hubungan break masih mengikat pasangan dalam komitmen sehingga belum berhak menjalin hubungan yang baru.
Kesepakatan putus berarti kedua pihak sudah yakin dan hubungan resmi berakhir. Sedangkan, hubungan break memberi waktu untuk saling instropeksi diri.
Dengan keputusan putus, maka kedua pihak sudah menyandang status single sehingga boleh menjalin pendekatan dengan orang lain. Sedangkan, break masih berstatus pacar sehingga tidak boleh menjalin hubungan dekat dengan orang lain.
Itulah uraian tentang perbedaan putus dan break yang harus dipahami.(LAU)
