Apakah Break Harus Tetap Berkomunikasi? Ini Peraturannya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah break harus tetap berkomunikasi? Beberapa pasangan menganggap bahwa break tidak perlu melakukan komunikasi seperti sebelumnya. Padahal, break adalah beristirahat dari rutinitas pacaran, tetapi tetap harus berkomunikasi.
Break biasanya akan dilakukan saat pasangan menghadapi masa-masa sulit yang membuat keduanya membutuhkan ruang untuk bisa menyendiri dan memikirkan hubungannya. Sayangnya masih banyak yang menyamakan break dengan putus, sehingga membuat hubungannya menjadi berantakan.
Dikutip dari Buku Finding My Value karya Veronica Triwijayanthi, berikut ini beberapa peraturan yang perlu diperhatikan ketika memutuskan untuk break.
Apakah Break Harus Tetap Berkomunikasi?
Break adalah beristirahat sejenak dari rutinitas pacaran untuk memberi ruang bagi pasangan. Inilah peraturan dalam menjalani break yang harus diperhatikan.
1. Harus Disepakati Bersama
Break merupakan sebuah periode di mana kedua pihak yang menjalin hubungan membuat jarak dengan mengurangi intensitas bertemu. Sebenarnya, break harus dilakukan ketika kedua pasangan sudah membicarakan hal ini secara bersama-sama.
2. Tidak Mengumbar Masalah di Media Sosial
Tidak semua hal harus dibagikan ke media sosial, termasuk juga masalah pribadi. Jadi, hindari mengumbar masalah dalam hubungan ke media sosial agar tidak membuat citra buruk.
3. Tujuan Break Harus Jelas
Saat ingin break, pastikan kamu dan pasangan mengetahui apa tujuan dan alasan dari break. Biasanya break dapat terjadi untuk memberi ruang satu sama lain, sehingga tidak terganggu dengan aktivitas pacaran.
4. Tidak Berusaha Instrospeksi Diri
Break atau jeda waktu dalam hubungan sudah seharusnya digunakan untuk instrospeksi diri dan mengevaluasi hubungan secara keseluruhan. Jika dirasa ada yang kurang baik dari dirimu, maka jangan segan untuk minta maaf ketika baikan nanti.
5. Periode Waktu Break Harus Jelas
Break harus ditentukan dengan jelas dan pasti periode waktunya. Jika tidak, maka bukan break, tapi putus.
6. Tidak Berkenalan dan Dekat dengan Lawan Jenis Lain
Ketika masih menjalani break, berarti kamu masih menjalin hubungan dengan pasangan. Maka dari itu hindari berkenalan dan dekat dengan lawan jenis saat menjalani masa-masa break.
Apakah break harus tetap berkomunikasi? Kesimpulannya, break tetap harus berkomunikasi. Jangan sampai putus komunikasi akan membuat hubungan dapat berakhir begitu saja, bukannya malah diperbaiki. (DSI)
